Munculnya Notaris Jakarta Selatan Otty H. Chandra Ubayani, SH, SpN ke kancah persaingan menuju IPPAT 1 - Ketua Umum Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah - membuat suasana publik PPAT semakin panas. Publik tersita perhatiannya karena munculnya figur yang berani ini. Mengawali gebrakannya, Otty yang sekarang adalah Ketua Umum Alumni Kenotariatan Universitas Diponegoro ini membuat dua acara dalam sehari pada 13 Mei lalu. Pagi hari membuat seminar, malam hari melakukan deklarasi.

Acara seminar yang diselenggarakan atas kerjasama Ikanot Undip, Ika FH Undip dan Ika Undip itu berlangsung meriah dan istimewa. Istimewa bukan karena topiknya saja, tapi yang hadir dalam seminar. Kehadiran tokoh PPAT dan notaris saat pagi hari memang adalah dalam rangka seminar dan sesuai jabatan masing-masing, seperti mantan Ketua Umum IPPAT Arry Supratno, SH, SpN, Ketua Majelis Kehormatan Pusat IPPAT Winanto Wiryomartani, SH, MH yang datang sebagai narasumber seminar, termasuk Dr. Diah Sulistyani Muladi, SH, CN, MHum, atau mantan Ketua bidang di PP INI sebelumnya Isyana W. Sadjarwo, dan lain-lain.

Erna Sriyatmi, SH, MM dari BPN Pusat juga datang sebagai narasumber seminar, selain Hakim Agung Prof. Dr. Gayuus Lumbuun, SH, MH, Direktur BTN Maryono, SE, MM, Dirjen Dukcapil Kemendagri Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH MH, Direktur Perdata Kementerian Hukum dan HAM RI Daulat P. Silitonga, SH, MHum dan lain-lain
Dengan adanya deklarasi Otty, yang tadinya topik pembicaraan Kongres IPPAT 2018 tidak begitu menarik, dan masih adem-ayem, kini topik ini menjadi semakin seksi, dan menaikkan suhu “politik” organisasi Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah.
Otty benar-benar muncul dengan gagah berani. Seolah-olah menabuh genderang perang untuk berkompetisi dengan calon pesaingnya yang masih malu-malu, atau masih tengok kiri-kanan, membaca situasi atau menimbang-nimbang peluang.
Rasanya menyesal kalau tidak melihat bagaimana “suasana kebatinan” saat seminar atau bahkan saat deklarasi 13 Mei 2017, di Hotel Sahid Jaya, Jakarta. Pun, rasanya agak sulit dipercaya, Otty akan seberani ini maju dalam pemilihan Ketua Umum IPPAT mendatang. Seorang wanita, ibu rumahtangga, notaris mapan, pengusaha butik, membawa suami dan anak-anaknya untuk meyakinan publik tentang siapa dia. Dan, yang terpenting adalah bagaimana kesiapannya.
Mengapa “suasana kebatinan” acara tersebut penting, salah satunya adalah melihat siapa-siapa saja yang hadir, atau “yang berani hadir” dalam acara ini, yang oleh sementara orang tergolong “ sensitif” itu. Sebab kehadiran seseorang dalam acara itu bisa bermakna lebih dari sekedar silaturahmi, atau menonton. Atau bahkan membaca situasi.
Dalam ruang Puri Agung tampak beberapa tamu undangan saat deklarasi yang memiliki pengaruh di organisasi notaris/ PPAT. Ada Refki Ridwan, SH, yang saat ini salah seorang Ketua di PP Ikatan Notaris Indonesia, juga ada Ruli Iskandar, SH, yang kini adalah Ketua Pengurus Wilayah DKI Jakarta untuk organisasi ini, dan ada pula Servatia Herlina, SH PPAT yang sangat dikenal di Yogyakarta.
Dalam sambutannya, baik Refki maupun Ruli menyampaikan apresiasi atas pencalonan Otty. Bahkan Ruli menyatakan bahwa Otty sangat berani mendeklarasikan diri sebagai calon Ketua Umum IPPAT. Ketua Pengurus Wilayah DKI Jakarta ini mengaku tidak berani melakukan hal yang sama.
Sementara itu Ketua Pengurus Wilayah Jawa Barat, Ikanot Undip Musri Efendi, SH, MKn yang juga notaris Depok, mengajak alumni Kenotariaan Undip mendukung Otty. “Yang bukan alumni Undip aja mau mendukung Otty, mengapa alumni Undip sendiri tidak?” katanya dalam pidato singkatnya.

Berikut ini liputan video acara seminar dan deklarasi tersebut.



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Kirim Komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas