Lustrum ke 12 FH Undip

Notaris Jakarta Selatan Otty Hari Chandra Ubayani, SH, SpN menerima pengakuan prestisius berupa Fakultas Hukum Award dari sivitas akademika Fakultas Hukum Universitas Diponegoro dalam rangka Lustrum ke-12 di Auditorium Undip, Pleburan, Semarang, 29 April 2017.
Penghargaan tersebut diterimanya bersama penerima penghargaan lainnya, yaitu Prof. Dr. Muladi, SH, Prof. Barda Nawawi Arief, SH, Ketua Mahkamah Konstitusi Prof. Dr. Arief Hidayat, SH, MS, Prof. Dr Yos Yohan Utama, SH, MHum, Dr. Drs Ahmad Basarah, MH Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Dr. Noor Rochmad, SH, MH, Sekretaris Mahkamah Agung Akhmad Setyo Pudjoharsoyo, SH,MH
Penghargaan itu diberikan kepada mereka karena mencapai karir nasional dan atau internasional, berkontribusi untuk bangsa dan negara, bagi Fakultas Hukum Undip serta tidak pernah terkena kasus pidana. Penghargaan diberikan oleh Dekan Fakultas Hukum sendiri, yaitu Prof. Dr. R. Benny Riyanto, SH, MHum, CN.
Acara penerimaan penghargaan itu disaksikan sekitar 400 orang alumni, pejabat sipil dan militer, termasuk Direktur Utama Bank BTN Maryono, SE, MM dan Kol (Laut) Kresno Buntoro, SH, LLM, Phd yang saat ini adalah pakar hukum laut di Dinas Hukum TNI AL.
Acara reuni yang berlangsung guyub itu dimeriahkan penampilan penyanyi Nia Daniati, Sandro Tobing, Rita Dinah Kandi, dan lainnya, termasuk paduan suara Dharwa Wanita.


Dalam rangkaian Lustrum ke 12 tersebut, pagi harinya dilakukan pembukaan oleh Dekan Prof Benny dan dilanjutkan dengan temu mahasiswa dan alumni yang tak kalah meriahnya. Hal itu bukan hanya karena kehadiran alumnus mereka yang sekarang sudah menjadi orang-orang terpandang di negeri ini, seperti Prof. Dr. Arief Hidayat , SH, MS yang sekarang menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi RI, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Dr. Noor Rochmad, SH, MH, Sekretaris Mahkamah Agung RI Achmad Setyo Pudjoharsoyo, SH, MH, Kol Laut Kresno Buntoro, SH, LLM Phd dan lainnya, juga karena dialog yang antusias. Mahasiswa dan senior-seniornya yang sesungguhnya adalah orang terpandang di kancah nasional dan internasional itu bertukar pikiran dengan asyiknya. Diskusi akhirnya diisi dengan pertanyaan peluang kerja di tempat para seniornya itu, yang mereka panggil “Mas dan Mbak”.
Dalam waktu terbatas para mahasiswa tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk bertanya pada seniornya. Bahkan tidak sedikit yang berharap bisa bekerja seperti para senionya yang sudah berhasil itu. Tak pelak, mereka pun tak sungkan-sungkan bertanya soal lowongan pekerjaan di instansi para kakak seniornya itu. Ibarat kata, sesi tanya jawab temu alumni diwarnai acara “bursa lowongan kerja dadakan” langsung dengan petinggi instansi di negeri ini.
Pada sesi kedua juga dilangsungkan diskusi dengan tema yang sama, yang menghadirkan senior alumni yang banyak bekerja di praktisi, termasuk di KPU, yaitu advokat, biro hukum swasta dan negara, dan notaris. Notaris Otty yang menerima penghargaan juga hadir sebagai pembicara yang membawakan topik mengenai program pemerintah dalam kenotariatan dan praktek kerja notaris.
Ia juga menjelaskan mengenai Program Pendidikan Kenotariatan Undip. Program Pendidikan Kenotariatan Universitas Diponegoro mendapatkan akreditasi “A” dari negara, kata Otty disambut tepuk tangan riuh dari hadirin.

Saksikan liputan video berikut ini :



Komentar Untuk Berita Ini (0)

Kirim Komentar

Nama
Lokasi
Email
URL
Komentar
  captcha contact us
Silakan masukkan kode diatas