Melati Sinaga : IPPAT Butuh Ketua Yang Tidak Menciptakan Konflik

Ada Calon Yang Mengutamakan Kepentingan Sempit

Persiapan perhelatan Kongres Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) tahun 2018 semakin menarik dan penuh kejutan. Kalau sebelumnya tiba-tiba Otty HC Ubayani terang-terangan mencalonkan diri sebagai Ketua Umum IPPAT untuk Kongres mendatang, kini ada yang “lebih tiba-tiba” lagi.

Adalah Dr. Melati Sinaga, SH, SpN, MKn, MH -PPAT Jakarta Selatan- yang tiba-tiba minggu lalu bertekad maju membuka jalan ke persaingan menjadi bakal calon Ketua IPPAT saat setelah rapat Pengurus Daerah Jakarta Selatan digelar. Namanya pun masuk dalam daftar bakal calon baru di Jakarta Selatan dan Cilegon.

Doktor hukum lulusan Universitas Pajajaran ini seolah tidak peduli apa pendapat orang. Ia maju untuk mengajak teman-temannya untuk mendukungnya ke bursa pencalonan melalui pengurus daerah seluruh Indonesia. Apa motivasi melati, kansnya dan visinya tentang organisasi IPPAT mendatang. Berikut wawancara Dr. Melati Sinaga, SH, SpN, MKn, MH dengan K. Lukie Nugroho, SH dari medianotaris.com.

Medianotaris.com :Mengapa tiba-tiba Anda memutuskan maju ke persaingan untuk Ketua Umum IPPAT? Apakah tidak terlambat?

Melati Sinaga : Saya akui saya terlambat mencalonkan di mana sudah banyak pengda-pengda yang sudah konferdalub. Tapi saya tetap akan berusaha optimal, dan semoga pengda dan pengwil menginginkan saya juga dan ikut meramaikan pesta demokrasi ini.

Medianotaris.com : Apa yang menjadi keyakinan Anda sehingga berani maju ke bursa pencalonan Ketua Umum IPPAT mendatang?

Melati Sinaga : Pengalaman saya di organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi dan partai sudah cukup. Saya rasa inilah kesempatan untuk mengabdikan diri pada masyarakat melalui IPPAT. (dari data riwayat hidupnya, Melati sudah cukup banyak pengalaman di bidang organisasi, baik itu organisasi kemasyarakatan, organisasi notaris dan PPAT (IPPAT/ INI), maupun partai politik. Melati pernah menjadi calon anggota DPR RI tahun 2014 untuk Daerah Pemilihan II Sumatera Utara.)

Dari IPPAT ini saya bercita-cita agar PPAT dapat bersinergy dengan Pemerintah agar dalam melaksanakan jabatan secara profesional. Dalam tataran praktis, melalui IPPAT saya ingin mengawal kebijakan-kebijakan publik di bidang pertanahan.

Medianotaris.com : Seberapa jauh kesiapan mental Anda untuk terjun ke kancah persaingan calon Ketua Umum IPPAT yang seringkali suasananya kurang bersahabat, kritik tajam sering kali menyerang, bahkan bulliying dan sebagainya?

Melati Sinaga: saya yakin dengan tekad saya karena ini (di IPPAT) mereka adalah sahabat-sahabat baik saya semua dan kesadaran berdemokrasi sudah sangat baik. Andaikan (serangan kritik, bullying dan lain-lain) itu pun masih ada, itu adalah hal biasa, dan apapun kritik akan digunakan sebagai perbaikan diri.

 

Medianotaris.com : Dengan kesiapan dan berani mencalonkan diri, berarti Anda sudah memetakan kekuatan calon lain. Seberapa jauh Anda memikirkan hal ini?

Melati Sinaga : Saya sudah memikirkan itu, tetapi saya yakin. Asalkan saja masih ada pengda/pengwil yang mengusulkan. Saya tahu rekan-rekan anggota sudah sangat kritis untuk memilih pemimpin IPPAT. Organisasi IPPAT membutuhkan ketua yang smart, kritis, tanpa harus membuat konflik dengan siapapun.

Medianotaris.com : Apakah pengalaman Anda di partai atau organisasi politik memberikan inspirasi Anda untuk bersaing di IPPAT?

 

Melati Sinaga: Inspirasi dari orpol pasti ada karena pengalaman saya berorganisasi di Partai Demokrat. Saya menganggap orpol sangat lah berbeda dengan organisasi IPPAT. Organisasi IPPAT ini adalah organisasi profesi yang saya jalani, sehingga saya berkepentingan memajukan organisasi ini untuk meningkatkan profesionalisme anggotanya.

Untuk itu banyak yang perlu disikapi. Diantaranya men sinergy kan kebijakan organisasi IPPAT dengan kebijakan-kebijakan pemerintah dalam rangka perkembangan pembangunan Indonesa khususnya di bidang pertanahan. Disamping itu berkembangnya permasalahan-permasalahan yang muncul di mayarakat akibat kebijakan-kebijakan pemerintah dan perkembangan situasi internasional perlu dicarikan jalan keluarnya dengan kemampuan profesional ke-PPAT-an.

Medianotaris.com : Di antara bakal calon yang ada , yaitu Firdhonal, Otty HC Ubayani, Hapendi Harahap, Julius Purnawan dan Syafran Sofyan, siapa menurut anda yang sulit disaingi?

Melati Sinaga : Saya tidak pernah meremehkan siapa pun. Mereka semua punya kapasitas yang mumpuni untuk itulah maka mereka berani mencalonkan diri.

Medianotaris.com : Oke. Peluang Anda seberapa jauh?

Melati Sinaga : Memang saya agak terlambat start. Tapi apabila ketua-ketua pengda dan anggota tahu Melati akan maju, karena mereka sudah tahu sepak terjang saya sejak memimpin Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan, maka mereka tidak ada keraguan memilih saya.

Sementara itu anggota IPPAT seluruh Indonesia, saya yakin mendengar dari teman-teman mereka (yang mengenal saya).

medianotaris.com : Terakhir, menurut Anda, apa sebabnya di dalam organisasi notaris dan PPAT kisah kongres selalu ribut, bahkan kadang ditunda, deadlock, dan menimbulkan keributan dan perpecahan? Orang luar sampai heran, Sebab dianggapnya organisasi notaris adalah tempat orang-orang santun, dan rukun, bahkan martabatnya tinggi.

Melati Sinaga : Saya hadir dalam bursa pencalonan Ketua Umum IPPAT karena alasan ini, di samping alasan lain.

Ada calon-calon yang mementingkan kepentingan sempit pribadi dan pendukungnya sehingga tidak berjiwa besar. Juga tidak memahami perkembangan PPAT menghadapi tantangan yang berkembang, akhirnya memaksakan diri. Mereka akhirnya kurang merangkul semua potensi dari seluruh anggota yang menurut saya memiliki pandangan baik untuk kepentingan bersama. Calon yang begini ini akan menghasilkan situasi pengkotak-kotakan hubungan di antara anggota.

 

Karir Organisasi Profesi :

1.Bendahara Pengda Kabupaten Tangerang, IPPAT, 2003-2007

2.Ketua Pengda Kabupaten dan Kota Tangerang Selatan, IPPAT 2007-2011

3.Koordinator bidang Dana dan Usaha, PP IPPAT, 2007-2010

4.Wakil Ketua Ketua Bidang Organisasi dan Pembinaan Anggota, Pengwil

Banten, INI, 2009-2011

5.Bidang Hubungan Antarlembaga, Pengwil INI, 2006-2009

6.Wakil Ketua Pengda Kabupaten Tangerang, INI, 2006-2009

7.Penasehat IPPAT, Pengwil DKI Jakarta, 2015-2018

8.Penasehat INI, Pengwil DKI Jakarta

9.Dewan Kajian Hukum dan Perundang-undangan PP INI, 2016-2019

 

Kontak Melati : [email protected] ; [email protected]

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top