Bimtek Calon PPAT oleh IPPAT

Pengurus Teras PP Hanya Beberapa yang Hadir

 

Senin dan selasa lalu, 15-16 Juni, Pengurus Pusat IPPAT untuk pertama kalinya mengadakan acara pendidikan buat calon PPAT dengan acara Bimbingan Teknis Calon Pejabat Pembuat Akta Tanah di Jakarta.
Acara yang dilangsungkan di Universitas Tarumanagara, Grogol, Jakarta Barat itu, yang menurut keterangan panitia, diikuti sekitar 140 orang lebih peserta yang berasal dari berbagai daerah Indonesia. Ada yang dari Jambi, bahkan ada yang dari Manado. Sementara itu dari PP IPPAT sendiri yang datang tampaknya hanya sebagian kecil. Tidak tampak pengurus penting lainnya selain Ketua Umum dan pengurus yang membidangi bidang terkait atau yang menjadi pembicara. Menurut seorang anggota pengurus, acara ini memang hanya dihadiri pengurus yang menangani bidang terkait.
Kegiatan bersifat pendidikan dan pelatihan perdana bagi PP IPPAT ini  dilakukan untuk mempersiapkan lulusan magister kenotariatan yang akan mengikuti ujian calon PPAT.
Menurut Ketua Panitia Pelaksana acaranya, Tri Mulyahati, SH, MKn, acara ini diselenggarakan dengan persiapan singkat untuk mengakomodasi keinginan lulusan magister kenotariatan, baik yang sudah notaris atau yang belum, untuk mempersiapkan diri mengikuti ujian calon PPAT.
Tri mengaku tidak tahu kapan diadakan ujian calon PPAT oleh Pemerintah. Namun, katanya, biasanya setiap tahun sekitar bulan September atau Oktober. Sehingga bimbingan teknis ini sudah cukup waktu untuk mempersiapkan mereka yang akan mengikuti ujian calon PPAT mendatang.
Mengenai mengapa acara ini diadakan di Untar, menurut Tri, panitia berharap agar pelaksanaan ini membawa kemanfaatan di kedua belah pihak, yaitu PPAT IPPAT diberikan kemudahan memakai tempat, sedangkan manfaat lain adalah agar acara ini bisa menjadi ajang promosi Untar yang kabarnya akan mengadakan program pendidikan kenotariatan.
Acara yang berlangsung selama dua hari itu diisi oleh Syafran Sofyan, SH, MHum, SpN, Dr. Diah Sulistyani, RS, SH, MKn, Harizantos, SH, Dr. Widhi Handoko, SH, SpN, Dr. Udin Narsudin, SH, MH, Kardino, SH, dan I Nyoman Guntur.
Para pembicara ini, antara lain, menyampaikan materi dengan topik masing-masing. Syafran menyampaikan masalah Perlindungan Jabatan PPAT, Diah Sulistyani mengenai Peraturan Jabatan PPAT, Harizantos mengenai Etika Profesi, Widhi Handoko mengenai Struktur Organisasi dan Kelembagaan BPN, Udin Narsudin mengenai Hukum Pertanahan, Kardino membahas Masalah Soal-soal Pendaftaran Tanah, dan Nyoman Guntur mengenai Pelaksanaan Pendaftaran Tanah di Indonesia.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top