Bergaya dengan Sarung

 

 

 

Sarung merupakan kain tradisional Indonesia yang memiliki keunikan tersendiri. Selama ini sarung identik sebagai pakaian ibadah umat Islam, sehingga nampak lebih lekat dengan kalangan santri. Di kalangan santri, sarung pun tidak hanya dipergunakan sebagai penutup aurat kala shalat dan mengaji, namun sarung dipakai juga untuk kegiatan sehari-hari, misalnya bersilaturahmi atau untuk bersantai, tidur atau ronda.
Namun seiring dengan perkembangan jaman, sarung pun juga dipergunakan sebagai perlengkapan pakaian resmi, seperti acara pernikahan atau pesta adat di daerah-daerah tertentu.
Dari sisi corak atau motif, sarung mengalami perkembangan, dari motif tradisional yang umumnya bermotif kotak-kotak, kini sarung pun bermotif dinamis berupa garis, gambar atau bunga-bunga. Lihat saja sarung songket yang coraknya sangat dinamis berupa lukisan, ukir-ukiran dan bunga.
Demikian sebagian kesimpulan dari diskusi bedah buku dalam rangka peluncuran buku “Sarung Gaya, Gaya Sarung” karangan Retno Kurti di Jakarta dalam rangka Indonesia Fashion Week, 26 Februari 2015.
Selain itu keunikan sarung ditunjukkan dengan kemudahan dan kecocokan motifnya bila dipadukan dengan bahan pakaian lainnya, misalnya bawahan sarung, sedangkan atasannya kebaya linen berenda.
Kini terdapat kecenderungan pemanfaatan kain sarung sebagai salah satu mode busana sehingga pemakaiannya makin maksimal. Dengan mode busana ini, sarung akan menjadi pilihan bahan busana yang menarik, representatif untuk berbagai kegiatan sehari-hari.
Dengan makin majunya teknik pembuatan sarung dan bahan bakunya, perkembangan motif serta penggunaan maksimal dalam kegiatan sehari-hari, sarung diharapkan makin menarik sebagai ladang bisnis sehingga mendorong peningkatan lapangan kerja lebih luas.
Acara peluncuran buku yang diselenggarakan OH Boutique yang dipimpin Otty H. C. Ubayani itu merupakan salah satu acara menarik yang dihadiri perwakilan Apindo, produsen sarung, pengamat dan lain-lain, serta pengurus Chamber Trade Sweeden.

 

<iframe width="460" height="280" src="https://www.youtube.com/embed/rbPcfIv9Uhc" frameborder="0" allowfullscreen></iframe>

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top