Dies Natalis 54 Jababaya : 27 Lulusan MKn.

Universitas Swasta Tertua  Itu Mewisuda 27 lulusan Magister Kenotariaatan dan 5 Doktor

Kamis, 27 September 2012 Program Magister Kenotariaatan, Fakultas Hukum Universitas Jayabaya mewisuda 27 lulusannya dalam rangkaian upacara Dies Natalis ke 54 dan wisuda diploma tiga, strata satu, strata dua, dan strata tiga di Balai Sudirman, Jakarta Selatan.

Acara yang dihadiri oleh Rektor Prof. Amir Santoso, Ph.D., Senat Perguruan Tinggi Jayabaya, Ketua Yayasan Jayabaya Prof. Dr. Yuyun Moeslim Taher, Direktur Pascasarjana Dr. Rudi Jacub dan pengurus Yayasan Jayabaya serta seluruh civitas akademika itu berlangsung meriah dengan orasi ilmiah oleh Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi RI Prof. Dr. Achmad Sodiki, S.H.

Dalam pidatonya, Achmad Sodiki yang juga Gurubesar Hukum Universitas Brawijaya, Malang itu menyampaikan topik tentang Peranan Mahkamah Konstitusi dalam Penegakan Hukum dan Pengembangan Ilmu Hukum. Menurutnya, dalam rangka pengujian undang-undang, dalam pertimbangannya dimungkinkan mengambil berbagai sumber yang dipakai sebagai referensinya menurut bidang-bidang keilmuan yang relevan. Dengan demikian atfsir Mahkamah dapat ditelusuri ideologinya yang menuntun dan melatarbelakangi putusan Mahmakah. Untuk itu, dalam mengambil keputusan, Mahkamah tidak hanya melihat cakupan sisi luar aspek yuridisnya saja, juga aspek sosiologis dan filosofis.

Pegangan ini diterapkan oleh Mahkamah ketika dalam memutus perkara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), misalnya. Di dalam sengketa hasil penghitungan suara Pilkada, Mahkamah tidak hanya semata-mata menerapkan hukum, tapi juga meraih keadilan secara substantif. Tegasnya, kata pakar hukum agraria ini, dalam mengadili sengketa Pilkada, Mahkamah Konstitusi sering melakukan terobosan yang bukan semata-mata mengejar kepastian hukum, tapi lebih mengutamakan keadilan k dan kemanfaatan.
Di dalam acara itu, Jayabaya juga mewisuda sekitar 541 orang lulusan dari berbagai pendidikan, mulai D3, S1, S2 (termasuk magister hukum) dan 5 orang doktor hukum. Menariknya, diantara doktor hukum yang lulus adalah seorang hakim agung dari Mahkamah Agung RI.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top