<iframe width=”500″ height=”300″ src=”https://www.youtube.com/embed/vDTRObYOCSg” frameborder=”0″ allowfullscreen></iframe>
– Santunan Anak Yatim dan INI 2017
– Dihadiri Bakal Calon Ketua Umum IPPAT
Dalam acara buka puasa bersama yang diadakan Ikatan Notaris Indonesia (INI) Juni lalu di Jakarta Sekretaris Umum INI Tri Firdaus Akbarsyah, SH menanggapi pertanyaan soal Notaris Muslim Indonesia (NMI), menyatakan agar notaris muslim bergabung saja ke dalam kegiatan keagamaan Islam atau pengajian di INI. Menurut Firdaus, jika mereka masih bergiat dengan membentuk organisasi sendiri maka organisasi notaris berpotensi terkotak-kotak satu sama lain.
Hal ini merupakan penegasan Firdaus menjawab pertanyaan K. Lukie Nugroho, SH dari medianotaris.com saat pengajian bulanan INI di rumahnya di kawasan Cinere April lalu. Saat itu ia mengatakan hal yang sama agar semua anggota INI yang Islam bergabung saja menjadi satu di satu wadah, yaitu pengajian INI. Tidak membentuk organisasi lainnya, karena INI sudah punya wadah sendiri.
Saat pengajian INI di rumah Firdaus dihadiri Ketua Umum INI Yualita Widyadari, SH dan Ketua Dewan Kehormatan Pusat INI Arry Supratno, SH dan lain-lain.
Pernyataan Firdaus ini sekaligus menegaskan bahwa NMI tidak bisa diakomodasi sebagai organisasi bagian INI. Menurutnya, kalau mau bergabung, ya harus mengikuti pengajian INI yang sudah berjalan itu.
Seperti diketahui, sebelumnya Ketua Umum NMI Burhanudin Husaini dalam pernyataannya berharap agar NMI menjadi organisasi sayap keagamaan (Islam) INI. Sebaliknya INI sendiri sudah menjalankan kegiatan pengajian secara tetap setiap bulan. Jadi, ini berarti harapan NMI ibarat bertepuk sebelah tangan.
Mengenai ajakan bergabung, Burhan dalam acara Buka Bersama NMI pada ramadhan yang sama di Masjid Al Bina, mengatakan bahwa NMI mengakui INI sebagai satu-satunya wadah notaris berorganisasi yang sah. Namun dirinya mengakui belum pernah memisahkan diri dari INI. Ia menambahkan bahwa NMI adalah organisasi dakwah.
Sementara itu buka bersama INI itu sendiri berjalan meriah. Dalam acara itu Ikatan Notaris Indonesia (INI) di bawah pimpinan Yualita Widyadari, SH memberikan santunan kepada sekitar hampir 500 anak yatim yang berada di Jakarta dan sekitarnya.
Di dampingi Sekretaris Umum INI Tri Firdaus Akbarsyah, SH dan pengurus lainnya serta anggotanya yang berasal dari segala penjuru tanah air, Yualita dengan semangat mengikuti acara demi menggembirakan anak yatim di bulan suci ramadhan ini. Seperti biasa, Yualita yang mengenakan kerudung terlihat antusias dan senantiasa menyebarkan senyum pada setiap orang. Termasuk saat membagikan tumpukan amplop masing-masing berisi 200 ribu rupiah sebagai hadiah kepada para “tamu cilik” nya yang jumlahnya sekitar 500 orang itu.
Acara yang dihadiri ratusan anggota INI, termasuk pengurusnya, ini berjalan meriah dengan diisi dialog dengan anak yatim, serta ceramah agama oleh Drs. KH Tarmizi Thohor, MA yang saat ini menjabat sebagai Direktur Pemberdayaan Zakat Kementerian Agama RI.
Dalam ceramahnya, Tarmizi menyebutkan besarnya potensi zakat umat Islam di Indonesia yang ternyata belum maksimal digarap. Padahal dengan potensi zakat umat Islam ini, kemiskinan, pengangguran dan kebodohan akan bisa diatasi sampai batas minimal.
Menurutnya, saat ramadhan, di mana setiap umat Islam dianjurkan meningkatkan ibadah pada Allah, maka ibadah sosial pun sangat dianjurkan ditingkatkan. Tarmizi, menyampaikan bahwa penerimaan zakat oleh lembaga amil zakat, sejumlah 70 persennya diterima saat puasa.
Acara cemarah tersebut berhenti sejenak begitu adzan magrib tiba untuk berbuka puasa, dan dilanjutkan dengan sholat magrib berjamaah. Terlihat Yualita berada paling depan di barisan jamaah wanita.
Di ruang makan, terlihat juga pengurus dan anggota INI yang non-muslim berbaur dengan yang lainnya sampai menjelang sohalat tarawih.
Menariknya, dalam acara ini hadir pula para notaris senior yang disebut-sebut sebagai bakal calon yang akan bersaing di Kongres Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) tahun 2018. Di antara mereka sudah ada yang mendeklarasikan diri secara terang-terangan, yaitu salah satunya Otty Hari Chandra Ubayani, SH, SpN.
Ada pula notaris/ PPAT yang hadir yang juga diperkirakan mendapat tempat untuk bersaing di Kongres IPPAT, yaitu Firdhonal, SH, Julius Purnawan, SH, MSi, Dr. Hapendi Harahap, SH, MH, serta calon incumbent Dr. Syafran Sofyan, SH, SpN, MHum.