Forum Pemersatu INI Diterima Denny Indrayana

Mengharap Pertolongan Menteri

Forum Pemersatu INI yang menggagas penyatuan organisasi notaris Indonesia Ikatan Notaris Indonesia (INI) Rabu siang, 20 Februari 2013 diterima Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Prof. Dr. Denny Indrayana, S.H. di ruang kerjanya di Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta.


Kedatangan tim Forum Pemersatu INI, menurut Maferdy yang bertindak sebagai juru bicara, adalah bermaksud menindaklanjuti komitmen mereka mempersatukan INI yang porak poranda setelah Kongres Lanjutan INI di Balai Sudirman. Seperti  diketahui, belum lama ini Forum Pemersatu INI yang digagas Maferdy, Otty, Harizantos, Rully dan kawan-kawan mengikrarkan upaya menyatukan organisasi notaris yang pecah. Untuk itulah mereka pada siang itu menyampaikan maksud mereka dengan akan mengadakan diskusi terbuka mengundang Menteri KumHAM, WamenKumHAM dan para mantan Ketua Umum INI sebagai narasumber. Yang tidak kalah penting, para calon ketua umum dan notaris lainnya akan diundang sebagai undangan.
Diskusi yang akan mereka selenggarakan itu bertujuan mempersatukan notaris yang sudah terpecah-pecah akibat kuatnya kepentingan pihak-pihak tertentu sehingga sulit dipersatukan. Saat ini, akibat hal itu semua, organisasi notaris INI terpecah ke dalam dua kubu besar, yaitu INI di bawah Sri Rachma Chandrawati, dan satunya lagi kelompok lain yang  dulunya menamakan diri sebagai Pimpinan Kolektif Kolegial atau PK PP INI atau PKK.
Forum ini serius untuk menyelenggarakan semua upaya terbaik untuk penyatuan notaris tanpa berafiliasi pada dua pihak tadi. Mereka berkomitmen tidak akan terpengaruh atau tidak terkait  kelompok (mantan) PKK atau SRC. Bahkan Maferdy pun bersumpah tidak akan mencalonkan diri atau tidak mau dicalonkan  sebagai Ketua Umum bila nanti Forum ini dipercaya sebagai pihak yang memfasilitasi Kongres atau forum untuk  penyelesaian sengketa organisasi notaris dengan dukungan Menteri. Salah satu upaya awal untuk penyatuan organisasi notaris ini adalah melalui diskusi ini.
Untuk itulah dengan diskusi ini diharapkan Pemerintah, para mantan Ketua Umum INI, dan notaris senior bisa memberikan pendapatnya dalam mencari solusi permasalahan ini dengan pikiran jernih demi nasib organisasi notaris. Denny Indrayana, menurut Maferdy, menyambut baik gagasan Forum ini yang berniat mempersatukan organisasi notaris tanpa memihak salah satu kelompok yang bertikai. Secara khusus Denny tidak keberatan menjadi narasumber dalam diskusi ini bila diperkenan Menteri. Untuk ini, kata Maferdy, Wamenkum HAM akan berkonsultasi dengan Menteri. Jika Menteri berkenan, Ferdy dan kawan-kawan  meminta waktu untuk bertemu Menteri.
Otty yang turut hadir juga menyatakan berharap agar pemerintah segera turun tangan "menolong" organisasi notaris yang dalam kondisi kronis, dan tidak mungkin diselesaikan karena masing-masing bertahan pada argumentasinya. Sementara itu kepentingan notaris sendiri terpinggirkan. Menurutnya Pemerintah bisa bertindak selaku Kepala Negara yang  wajib melindungi  warganegara yang bertikai demi kepentingan warganegara, walau cantelan hukumnya kurang begitu tegas. "Jadi, jangan sampai ada kesan bahwa konflik ini dibiarkan," katanya.
Menurut gagasan Forum ini, kata Otty, nanti para calon ketua umum diperlakukan sama dan bisa mencalonkan kembali melalui kongres   dengan dukungan Pemerintah menurut aturan AD/ ART INI. Sehingga hasilnya, karena dengan dukungan Pemerintah, legitimasi Ketua Umum yang terpilih nanti tentunya akan lebih bernilai.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top