Galeri Dukungan Untuk Yualita 1

 

 

Tidak Ada Rumus Berhitung

Maya Hasanah, SH, MKn
Notaris/ PPAT Kota Malang

 


Bu Lita yang saya kenal, baik secara pribadi maupun melihat kiprahnya di dalam organisasi, khususnya di Ikatan Notaris Indonesia, beliau adalah orang yang energik, tulus dan humble. Tulus untuk mengabdi bagi organisasi, bagi kepentingan orang banyak. Sepertinya bagi dia, tidak ada rumus berhitung akan apa yang akan dilakukannya dan memperoleh dari apa yang dilakukannya.
Beliau seolah tidak kehabisan semangat berbuat yang terbaik untuk anggota dan organisasi tanpa emngharapkan apa pun dan jauh dari hingar-bingar publikasi. Saya tertarik pada beliau yang siap menghidupkan kembali adanya sinergi IPPAT dan INI untuk memperjuangkan kepentingan anggota secara nasional.
 

Tidak Berprasangka Buruk

Firyuldi, SH, MKn
Notaris/ PPAT Kota Tangerang Selatan
 

 

Saya memilih Bu Lita karena berharap agar terjadi koordinasi antara IPPAT dan INI sehingga bisa dilakukan kegiatan bersama yang akhirnya membawa dampak dari segi waktu dan biaya.
Saya bukan pengurus PP INI, namun saya aktif di Pengurus Daerah yang mengurusi bidang seni-budaya. Tadinya saya belum begitu mengenalnya, namun sekarang sudah mengenal dengan baik melalui organisasi Ikano Universitas Indonesia.
Di sini kemudian saya mengenal lebih jauh dirinya  dan kagum : pintar, santun dan budi pekerti halus. Dalam organisasi, Bu Lita bisa bekerjasama  dan bisa membuat organisasi menjadi solid.
Kelebihan lain, yaitu apa adanya, bukan ada apanya. Dia juga jauh dari pencitraan, menghargai orang lain, tidak memojokkan orang lawannya, apalagi dia juga tidak berprasangka buruk sekalipun.

 

 

 

 

Ternyata Sikapnya Ramah

Florentina Endah  Susilowati, SH, MKn

Notaris/ PPAT Kabupaten Bogor

Menurut saya pribadi, Bu Lita orangnya cerdas dan bersahaja, walau awalnya mungkin orang melihatnya pertama kali seperti angkuh, sombong dan judes. Tapi setelah mengenal lebih dekat ternyata sikapnya ramah dan tidak dibuat-buat. Apa lagi untuk pencitraan.

Bu Lita tidak banyak bicara, namun kerjanya nyata untuk kemajuan sesama rekan, dan juga mau berbagi ilmu. Selain itu secara fisik Bu Lita terlihat rapi penampilannya, dan dari segi kemampuan, beliau berwawasan luas.
Saya melihat dia sudah banyak pengalaman berorganisasi, misalnya sebagai Sekretaris Umum Ikatan Notaris Indonesia 2 periode, belum di organisasi lainnya. Ia bekerja secara fokus dan tulus. Makanya tak perlu ragu saya memilihnya sebagai Ketua Umum IPPAT mendatang.
Mari kita mendukungnya sebagai Ketua Umum IPPAT mendatang dan terus memonitornya agar langkah dan pikirannya benar-benar untuk kepentingan semua anggota IPPAT seluruhnya. Bukan untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan kelompoknya. Marilah kita satukan hati dan pilihan kita untuk memberi kesempatan Bu Lita. Semoga Tuhan memberkati Bu Lita dan kita semua.

 

Mengedepankan Kebersamaan

Meggy Tri Buana Tunggal Sari, SH, MKn
Notaris/ PPAT Kabupaten Bekasi, Jawa Barat

Jauh dari Kesewenang-wenangan dan Ngemong Anggota

Kemampuan Bu Lita dalam berorganisasi tidak perlu diragukan lagi. Saya tahu karena selama 3 tahun bersama-sama di dalam organisasi di UI, Bu Lita sangat tegas dan menjaga AD/ ART organisasi.
Dalam pelaksanaan organisasi, meski di posisi Sekretaris Umum dia mengajak kami membicarakan segala hal. Sehingga dia tidak pernah seenaknya main perintah dan bukan tipe one man show. Untuk itulah di selalu mengajak diskusi dulu dalam membicarakan rencana kegiatan.
Bu Lita sangat tahu batas-batas kewenangan seorang pemimpin, sehingga dia terjaga dari sifat sewenang-wenang, arogan, dan memaksakan kehendak meski memiliki kedudukan dalam organisasi.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top