Senin 24 September kemarin tim formatur Ikatan Keluarga Alumni Kenotariaatan Universitas Diponegoro (Ikanot Undip) telah menyusun kepengurusan yang nantinya dibawa ke Semarang dalam rangka pendirian organisasi ini pada 4 Oktober 2012.
Rencananya pada 4 Oktober 2012 acara dekalarasi Ikanot Undip akan diisi dengan kuliah umum oleh Prof. Muladi, Gurubesar Fakultas Hukum Undip dan mantan Menteri Kehakiman RI. Rencananya setelah dekalarasi, Ikanot Undip akan mengadakan musyawarah nasional untuk mengesahkan anggaran rumahtangga dan seminar, serta kegiatan lainnya.
Kemarin tim formatur yang terdiri dari Otty,Listy, Abeng, Andrea dan kawan-kawan, serta widijatmoko, menyusun pengurus Ikano Undip yang terdiri atas Ketua Dr. Diah Sulistyani R.S., S.H. C.N., M.Hum., Sekretaris Jenderal Otty H. C. Panoedjoe, S.H., Sekretaris I Andrea Septiyani, S.H., Sp.N., Sekretaris II Dra. Juli Astuti M.R., S.H., M.Kn., Bendahara Sri Ismijati, S.H., Wakil Bendahara Sri Rahayu Wahyuni, S.H.
Sementara itu wakil ketua terdiri 3 orang, yaitu Andi Rio Idris Padjalangi, S.H., M.Kn., Suprianto, S.H., Sp.N., dan Muharzah Aman, Sp.N.

Untuk penasehat terdiri dari Syafran Sofyan, S.H., M.Hum., M.J. Widijatmoko, S.H., dan Heri Sarmanto, S.H. Sedangkan di jajaran pembina terdapat nama-nama yang tidak asing lagi, yaitu Hendarman Soepandji, S.H., C.N., Prof. Dr. Muladi, S.H., Prof. Dr. Sri Redjeki H, Mulyadi, S.H., M.S., Kasadi, S.H., dan Prof. Dr. Budi Santoso, S.H., M.S.
Yang terakhir, para pelindung adalah Rektor, Dekan, Ketua Program M.Kn., dan Ika Undip.
Menurut Widijatmoko Ikatan Keluarga Alumni Kenotariaatan Universitas Diponegoro (Ikanot Undip) merupakan bagian dari civitas akademika Universitas Diponegoro. Di dalam universitas itu ada unsur dosen, mahasiswa, karyawan dan termasuk alumni. Sebenarnya ide pendirian organisasi ini mulai dirintis sejak tahun 1997 dan tidak berlanjut. Kemudian tahun 2004 ide ini muncul lagi tapi juga belum ada tanggapan dari lainnya. Begitu pula ketika tahun 2006, juga tidak ada sambutan.
Akhirnya tahun 2010 Widijatmoko bertemu langsung dengan pihak fakultas, dan dari sini ternyata klop dengan kebutuhan fakultas dalam rangka memenuhi persyaratan badan akreditasi yang mengharuskan fakultas memiliki wadah alumni. Untuk itulah maka para alumni ini mengukuhkan wadah alumni kenotariaatan dan back to campus dalam rangka ikut mengembangkan mutu pendidikan.
Menurut Widijatmoko yang menjadi penasehat Ikanot Undip, wadah alumni ini bukan untuk maksud lain-lain, kecuali untuk kemajuan pendidikan dan ilmu pengetahuan kenotariaatan Undip. Apalagi kalau dihubung-hubungkan dengan penggalangan massa untuk keperluan tertentu, sama sekali tidak. Selain itu tujuan diadakannya wadah alumni ini diharapkan ada komunikasi antaralumni untuk berbagi pengalaman yang nantinya bermanfaat buat masing-masing.
Menurut Moko, program pendidikan kenotariaatan Undip yang berdiri sejak awal tahun 80-an ini diperkirakan sudah menghasilkan lulusan sekitar 4 ribuan lulusan yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan lulusan sekian banyak itu sudah tentu merupakan potensi besar dalam pengembangan keilmuan.
Menurut Diah Ikanot Undip murni untuk wadah kegiatan alumni dalam bidang keilmuan dan profesionalisme, tanpa maksud untuk kepentingan lain. Dengan organisasi ini diharapkan lulusan notariat Undip dari berbagai program yaitu M.Kn., C.N. atau pun Sp. N bisa bersama-sama memajukan pendidikan notariat di Undip.
Dengan begitu, wadah Ikanot Undip bisa diarahkan untuk pencapaian moral, harkat dan martabat lulusan notariat Undip agar bisa terjun ke masyarakat dengan baik. Salah satu program yang baik untuk dijalankan adalah memberikan masukan untuk perbaikan UUJN, kode etik dan peraturan terkait melalui berbagai bentuk kegiatan, misalnya seminar atau pembekalan ilmu praktek bagi adik-adik notaris atau mahasiswa.
Menurut Otty, Ikanot Undip akan dideklarasikan pada Kamis, 4 Oktober mendatang di Kampus Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Semarang berbarengan dengan kuliah umum untuk mahasiswa magister kenotariaatan Undip. Dengan ini Ikanot Undip mengundang seluruh alumni yang sudah tersebar di seluruh Indonesia untuk datang ke kampus dalam rangka deklarasi serta kangen-kangenan. Acara ini digelar secara gratis.
Jika ada waktu dan ingin hadir silakan hubungi Abeng Muharzah 08111773663, Suprianto 081311087654, Aji 081391326218, Mas Herman Sutanto 0811932090, Juli Astuti 08164270446, Andrea 08128009864, dan Otty 0811864044.