PEMILIHAN SECARA AKLAMASI KETUA NOTARIS MUSLIM INDONESIA JAWA TIMUR
medianotaris.com (K. Lukie Nugroho, SH)
Bangil, Jawa Timur – Musyawarah Konferensi WIlayah (Konferwil) Jawa Timur, Notaris Musim Indonesia sungguh akan menjadi contoh sebuah proses konferensi dalam memilih ketua dengan cara yang “indah”, tanpa trik-trik negatif, tanpa mencari-cari dan memanfaatkan kelemahan aturan, dan bahkan tanpa dengki, hasad dan menghindari sifat tercela lainnya. Bahkan menghindarkan kecurangan.
Pemilihan Koordinator Wilayah – tampaknya organisasi ini enggan memakai istilah “Ketua Pengurus Wilayah” untuk pimpinan wilayah provinsi dan memakai istilah “Koordinator Wilayah” – suka atau tidak, akhirnya menjadi contoh pemilihan Ketua Pengurus yang sangat mendidik. Di sini rasa persaudaraan (ukhuwah), ikhlas, damai, menyenangkan bercampur jadi satu. Sehingga pemilihan berlangsung singkat, tanpa deadlock, tanpa keributan karena perpanjangan pengurus lama, dan terhindar dari ketidakjujuran.
Konferwil NMI Jatim yang akhirnya memilih kembali Abdul Rozaq, SH itu dilakukan secara aklamasi melalui panduan para anggota Presidium yang dikomandoi Ibnu Arly, SH dan Endang Sri Kawuryan, SH. Acara ini disaksikan langsung Ketua Umum NMI Herry Sosiawan, SH, jajaran pengurus lainnya, serta anggota lainnya dari berbagai pelosok Indonesia. Juga terlihat di situ Ketua Pengurus Wilayah Jawa Timur Ikatan Notaris Indonesia Siti Anggraenie Hapsari, SH, MKn dan, dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah Dr. Isy Karimah Syakir, SH, MH, MKn.
Dalam proses aklamasi ini tampak sebagian perserta saling tunjuk mengenai siapa yang akan jadi ketua atau koordinator, bukannya saling berebut menjadi ketua atau koordinator. Setelah prosedur konperensi berlangsung, termasuk laporan pertanggungjawaban, acara “saling tunjuk jadi ketua” itu berlangsung tidak lama, dan terpilihlah ketua atau koordinator sebelumnya, yaitu Abdul Rozaq yang tadinya sudah tidak mau dipilih lagi.
Sebelumnya, laporan pertanggungjawaban atau LPJ berjalan mulus tanpa interupsi, tanpa teriakan-teriakan. Kepengurusan Abdul Rozaq periode tahun 2020-2023 berjalan baik. Sekurang-kurangnya sekitar 45 kegiatan yang sebagian besar berupa infaq dalam kepengurusannya sudah dilakukan. Diantaranya adalah pembangunan masjid, pembangunan rumah tahfiz, sedekah dan bahkan bantuan korban bencana alam.
Dalam sambutannya, Ketua Umum NMI Herry Sosiawan menyampaikan akan masuknya notaris wilayah Yogyakarta ke dalam struktur organisasi awal Maret 2023. Sehingga nantinya Yogyakarta menjadi Koordinator Wilayah NMI ke delapan. “Begitu pula dengan JawaTengah, Pak Hari Bagyo bersedia membentuk Korwil Jawa Tengah, “ lanjutnya disertai tepuk tangan peserta dan takbir menggema di dalam ruang pertemuan SMP Yadika, Bangil yang berkapasitas sekitar 300 orang itu.
Dengan masuknya Jawa Tengah dan Yogyakarta maka NMI akan bisa mengibarkan benderanya di seluruh tanah Jawa, lanjutnya.
Sebelumnya, pada pagi hari, rombongan NMI Korwil Jatim, NMI Pusat dan NMI dari berbagai daerah Indonesia itu, berkumpul di Surabaya untuk mengadakan acara peletakan batu pertama pembangunan rumah tahfiz.
Usai pemilihan Koordinator Wilayah Jawa Timur di Bangil itu sebagian peserta, termasuk pimpinan NMI Herry Sosiawan didampingi korwil lainnya, menuju Gunung Bromo untuk menghabiskan malam yang bersuhu sekitar 12 derajat celsius, dan menyaksikan keindahan matahari terbit di pagi esok harinya hari.
Saat acara berlangsung peserta disuguhi hidangan makanan khas Jawa Timur seperti Rujak Cingur, beserta berbagai kudapan sehat lainnya.
Sementara itu notaris dari Kabupaten Malang yang juga Ketua Pengurus Daerah Kabupaten Malang, Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Arini Jauharoh, SH. MKn menyatakan bahwa pemilihan secara aklamasi menunjukkan keinginan kedamaian dan kekompakan. Jauh dari intrik-intrik yang bisa merusak kebersamaan.
Pendapat ini disampaikan dalam mengomentari pemilihan Ketua atau Koordinator Wilayah (provinsi) Jawa Timur NMI yang berlangsung secara aklamasi memilih kembali Abdul Rozaq. Menurut Arini, NMI bukan partai politik. Pemilihan secara aklamasi ini bagus, apalagi dengan niat ibadah untuk mencari ridho Allah SWT.