MEMANDANG KOTA BATU DARI SEULAWAH

untuk menerima kiriman artikel silakan invite WA 0812 8131 8151, follow twitter @medianotaris, dan facebook : medianotaris
Indonesia English

Liputan

PULUHAN ANGGOTA INI DATANGI SEKRETARIAT PP INI

04 September 2022 | 08:16:00

Medianotaris.com, Jakarta - Pada Selasa (30/08/2022), sekitar Pukul 15.00 WIB, Puluhan Notaris yang berasal dari berbagai daerah Indonesia tampak mendatangangi Sekretariat Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (PP INI) yang beralamat di Perkantoran Roxy Mas, Jl. KH. Hasyim Ashari No. 125 , Jakarta Pusat.
 
Diketahui, rombongan notaris yang mengenakan atasan serba putih tersebut merupakan para pendukung dan simpatisan dari salah satu Bakal Calon Ketua Umum (Bacakum) PP INI, Irfan Ardiansyah.
 
Sejumlah Anggota INI yang datangi Kantor Sekretariat INI.
 
Selain mengantar Irfan, rombongan juga sekaligus mengawal Bakal Calon (Balon) Dewan Kehormatan Pusat, Risbert S Soeleiman, Ismiati Dwi Rahayu dan Herdimansyah Chaidirsyah.
 
Kedatangan mereka yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim Pemenangan, Mugaera Djohar dan M. Ridho itu bertujuan untuk menyampaikan persyaratan administrasi Verifikasi Bacakum dan Balon Dewan Kehormatan Pusat INI Periode 2022-2025 kepada Tim Verifikasi Kongres INI XXIV yang batas waktu penerimaannya jatuh pada 31 Agustus 2022.
 
Sayang, rupanya kedatangan mereka yang hendak menyampaikan persyaratan admintrasi kepada Tim Verifikasi tak berjalan semestinya seperti yang diharapkan. Pasalnya, Tim Verifikasi yang sedianya menerima secara langsung berkas yang dibawa Irfan dan para Balon DKP INI, tak satupun yang berada di tempat (Sekretariat PP INI), kedatangan mereka hanya disambut oleh dua orang karyawan yang bekerja di sekretariat PP INI tersebut.
 
Namun demikian, mengingat batas penyerahan berkas sudah mendesak, akhirnya penyerahan berkas persyaratan untuk diverifikasi sebagai Bacakum dan Balon DKP INI tetap mereka lakukan, walaupun si penerimanya hanya dua orang staff sekretariat.
 
Usai menyerahkan berkas kelengkapan para balon DKP dan Ketum INI, Mugaera Djohar kepada awak media mengatakan, "Baik teman-teman sekalian, Alhamdulillah pada hari ini para notaris-notaris pilihan ini, ada Bang Irfan, ada Kang Herdi, ada Uda Risbert dan ada Bunda Ismi yang memang mereka telah melengkapi persyaratan dari Tim Ver (Tim Verifikasi) untuk dipenuhi telah kita kembalikan kembali kepada Timver untuk diteliti. Ini adalah suatu bukti bahwa senior-senior kita ini mempunyai semangat yang tidak pernah kendur untuk memperbaiki organisasi dengan mengembalikan persyaratan-persyaratan dari Timver," ujar Mumoe (sapaan akrab Mugaera Djohar).
 
Di tempat yang sama, salah satu Balon DKP INI, Hendimansyah Chaidirsyah mengatakan bahwa dirinya ada sedikit miskomunikasi dengan staffnya terkait berkas yang harus dikirimkan kembali kepada Timver. Menurut Herdi, sebelumnya ia telah menugaskan staffnya untuk menyiapkan semua berkas yang diperlukan untuk verifikasi sebagai Balon DKP pada Hari Jumat (26/08/2022) kemarin, akan tetapi malah dikirimkan langsung pada hari itu (Jumat) juga.
 
"Kepada staff saya waktu hari Jumat tolong disiapkan, nggak taunya hari Jumat itu langsung dikirim. Ada dua berkas yang belum, yaitu surat keterangan bahwa saya pernah menjabat sebagai Ketua Pengurus Wilayah dan Dewan Kehormatan, sama surat bahwa saya sudah memenuhi kewajiban iuran. Tapi suratnya sudah keluar dari Pengwil InI DKI Jakarta, sudah di e-mail, mungkin besok fisiknya sudah bisa dikirimkan. Semoga semua berjalan lancar dan berlangsung dengan demokratis, selamat bertemu di Kongres INI di Jawa Barat," ucap Herdimansyah.
 
Sementara itu Bacakum INI, Irfan Ardiansyah saat ditemui wartawan usai keluar dari Gedung Sekretariat PP INI yang disambut oleh pekikan yel-yel dari para pendukungya yang hadir guna mengawal proses penyerahan berkas, mengatakan, "Sebelumnya saya ucapkan terimakasih kepada semua rekan-rekan yang hadir, ada yang dari Bandung, Medan, Makassar dan semua yang sudah ikut berpartisipasi, dan saya tidak pernah mengundang dan tidak tahu sebelumnya. Ini semua berkat kerja dari timses (Tim Sukses) dalam rangka untuk memenuhi apa yang telah dipersyaratkan oleh Tim Verifikasi untuk mengembalikan formulir apa yang dibutuhkan dan ditentukan untuk menjadi Bacakum di Kongres INI 2022 di Jawa Barat," ujar Uten (sapaan akrab Irfan Ardiansyah).
 
Kemudian terkait persyatan yang harus dipenuhi, menurutnya disamping pernyataan dan dukungan-dukungan dari Pengwil dan Pengda, ada pula persyaratan yang harus melampirkan nomor rekening Bank, dan hal tersebut juga sudah ia penuhi. Sedangkan mengenai fakta integeritas yang harus ditandatanganinya, Uten mengaku dirinya belum mengetahui apa saja isi dari fakta integeritas itu sendiri.
 
"Kita harus menandatangani fakta integeritas, sedangkan saya belum menerima aturan-aturan itu, bagaimana saya mau menandatangani suatu fakta integeritas yang kita sendiri belum mengetahui apa isinya. Yang ke-dua, biasanya fakta integeritas itu dilakukan bersama-sama dengan calon yang lain, secara bersamaan dan tidak sendiri-sendiri. Jadi fakta integeritas itu intinya harus dilakukan secara bersama-sama, dah hal itu lah yang saya belum mengetaui kapan itu akan dilakukan. Tadi pagi ada undangan dari Timlih (Tim Pemilihan) bahwa akan dilaksanakan pertemuan di Bidakara pada Jam 12 Tanggal 1, dan saya tidak tau apa agendanya," pungkkas Uten. ***(IK)
 
Reporter & Foto : Iwa Kuswara
Editor : K Lukie Nugroho
...

Working at Home is Not a Position Violation for Notaries

04 September 2022 | 08:16:00

With this statement notaries who work at home are not classified as committing violations. ...

PROGRAM STUDI MAGISTER KENOTARIATAN YANG ADA HARUS DIEVALUASI

04 September 2022 | 08:16:00

Dengan adanya putusan Mahkamah Agung itu Kemenkumham menata kembali melalui kebijakan baru dengan mengeluarkan Permenkumham No. 19 Tahun 2019 yang pada pokoknya meniadakan kewajiban Calon Notaris untuk mengikuti Ujian Pengangkatan Notaris (UPN). ...

Made Pria's Paintings Collection Auctioned to Fight Corona

04 September 2022 | 08:16:00

Among the collections he sells is the work of one of the Indonesian legendary painters - Jeihan Sukmantoro - who is famous for paintings whose objects are characterized by "black eyes" ...

Koleksi Lukisan Made Pria Dilelang untuk Melawan Corona

04 September 2022 | 08:16:00

Sebagian koleksi pribadinya itu dijual lelang kepada siapa saja yang berminat, apakah pihak dalam negeri atau dari luar negeri. Lukisan yang ditawarkan Made Pria semuanya asli dan bersertifikat sah. ...

Kerja di Rumah Bukan Pelanggaran Jabatan Bagi Notaris

04 September 2022 | 08:16:00

sebagai Pejabat Umum yang mewakili negara dalam hukum privat sangat rentan terhadap penyebaran Covid 19 karena harus berhadapan secara fisik dengan para pihak ...

Akibat Corona, Di Luar Keperluan Penting Kami Tutup

04 September 2022 | 08:16:00

Dr. Made Pria Dharsana, SH, MH Notaris Senior di Bali Notaris Bali Made Pria Dharsana dalam menyikapi serangan virus Corona juga tidak beda dengan notaris lainnya. Intinya adalah menjaga kebersihan lebih ekstra dari biasanya, mengurangi kegiatan di kantor, mengaktifkan hubungan dengan klien melalui media internet. Pertemuan fisik dengan klien baru akan dilakukan bila akan melakukan tandatangan, atau bila berkenaan dengan hal yang sangat penting. Berikut ini penjelasan Made Pria Dharsana dengan cara bertutur. Dalam situasi dilanda wabah Covid 19 kami buka kantor secara terbatas. Jika ada keperluan penting sekali maka barulah kami buka kantor. Klien yang ada kami jadwalkan lagi. Bila penting sekali barulah kami ketemuan dan dengan mengingatkan agar saling menjaga jarak satu sama lain, tidak bersalaman. Di luar keperluan penting itu kami akan tutup kantor, karyawan kerja di rumah saja. Pada minggu lalu pun kantor kami tutup jam 1 siang. Saya kira tak terlalu masalah karena kantor klien, kegiatan bisnis juga mengurangi aktivitasnya. Dengan demikian maka komunikasi dilakukan lewat email, media sosial. Saat bekerja di kantor kami saling menjaga jarak satu sama lainnya. Karyawan wajib pakai masker. Ruangan kantor dibersihkan dengan antiseptik dan tisu. Semuanya sering cuci tangan dengan sabun. Karyawan pun kami bagikan hand sanitizer untuk dibawa pulang. Kami berusaha mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah untuk semua kegiatan, baik di rumah maupun di kantor, di mana saja. Selain itu kami lebih menjaga kesehatan dengan mengatur pola makan, olahraga dan lain-lain. Sementara saya pribadi tidak sulit mengatur kegiatan saya sehari-hari, mulai dari menerima konsultasi, membuka referensi, sampai menulis saya lakukan seperti biasa. Bahkan beberapa hari belakang saya selaku Ketua Bidang Perundang-undangan Ikatan Notaris Indonesia dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah masih memenuhi panggilan tugas organisasi dalam mendukung rekan notaris yang tersangkut masalah hukum di Papua Barat. Keputusan INI menunda RP3YD sangat tepat momennya karena ada keraguan dari kami dengan semakin cepatnya persebaran covid19. Proses pengambilan keputusan cepat diambil dengan menghubungi semua pengwil2 untuk minta persetujuan. Saat di Yogyakarta itulan keputusan dieksekusi saat seminar. Masalah penyakit ini kami pentingkan karena masalah kesehatan adalah hal utama. Maka dari itu dengan adanya kerumunan orang banyak maka sangat rentan ketularan wabah. ...

Menghadapi Corona, Setiap Hari Membersihkan Handel Pintu

04 September 2022 | 08:16:00

saya juga minta karyawan setiap hari membersihkan handel pintu dan pegangan tangan tangga ke lantai atas. ...

The Indonesian Land Deed Official (IPPAT) - East Java, Indonesia, Helps Corona Affected Communities

04 September 2022 | 08:16:00

The assistance provided is in the form of food, namely rice, oil, sugar, noodles, crackers and healthy drinks around 200 pax for daily workers ...

IPPAT Jawa Timur Membantu Masyarakat Terdampak Corona

04 September 2022 | 08:16:00

Pejabat Pembuat Akta Tanah  Jawa Timur Membantu Masyarakat Terdampak Corona ...

Made Pria - Corona's Impact, We Closed Except Urgent

04 September 2022 | 08:16:00

Each employee must wear a mask. ...