Memberikan Semangat
Ada sebuah pemandangan menarik di Kongres Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) di Hotel Harris, Bandung, 24-25 April 2014. Bukan penarik cantik, bukan gaya paduan suara yang bersuara lembut. Yang menarik itu adalah beberapa orang peserta kongres IPPAT yang duduk di belakang mengikuti acara dengan tertib, dan ada yang "aneh" : mereka berseragam hitam-hitam!
Jangan salah. Mereka bukan petugas keamanan atau anggota brimob yang sedang bertugas berjaga-jaga. Mereka itu ternyata PPAT juga yang menjadi bagian dari peserta kongres, dan sengaja berseragam hitam-hitam mirip seragam wartawan dan kru sebuah stasiun TV swasta. Menariknya, baru kali ini di komunitas PPAT ada yang memakai seragam hitam-hitam lengkap dengan lambang IPPAT dan INI (Ikatan Notaris Indonesia). Mereka yang berseragam itu adalah anggota “kontingen” IPPAT Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur yang dipimpin Rosyidi.
Menurut Ketua Ikatan Notaris Indonesia Pengurus Daerah Kabupaten Pasuruan Mochammad Rosyidi, SH ide untuk berseragam ini muncul beberapa bulan lalu. Sehingga sejak 3 bulan lalu mereka mulai berseragam jika mengadakan pertemuan.
Tujuan mereka berseragam adalah untuk menunjukkan identitas anggota sehingga lebih menonjol dan makin percaya diri. Dengan berseragam ini, kata Rosyidi yang didampingi Robby Pramadi Iswahono, SE, SH, MKn dan Eko Ismanto, SH ini, agar bisa memperkuat motivasi dalam berorganisasi, termasuk memberikan semangat dalam berkegiatan, terutama ketika melakukan pertemuan atau kegiatan. Dari sini pula diharapkan akan muncul rasa kebersamaan yang kuat didasari motivasi persaudaran yang ikhlas. Seragam ini juga secara langsung atau tidak, akan menyatukan atau mendekatkan para notaris Pasuruan dan PPATnya sehingga makin kompak.
Jangan salah. Mereka bukan petugas keamanan atau anggota brimob yang sedang bertugas berjaga-jaga. Mereka itu ternyata PPAT juga yang menjadi bagian dari peserta kongres, dan sengaja berseragam hitam-hitam mirip seragam wartawan dan kru sebuah stasiun TV swasta. Menariknya, baru kali ini di komunitas PPAT ada yang memakai seragam hitam-hitam lengkap dengan lambang IPPAT dan INI (Ikatan Notaris Indonesia). Mereka yang berseragam itu adalah anggota “kontingen” IPPAT Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur yang dipimpin Rosyidi.

Menurut Ketua Ikatan Notaris Indonesia Pengurus Daerah Kabupaten Pasuruan Mochammad Rosyidi, SH ide untuk berseragam ini muncul beberapa bulan lalu. Sehingga sejak 3 bulan lalu mereka mulai berseragam jika mengadakan pertemuan.
Tujuan mereka berseragam adalah untuk menunjukkan identitas anggota sehingga lebih menonjol dan makin percaya diri. Dengan berseragam ini, kata Rosyidi yang didampingi Robby Pramadi Iswahono, SE, SH, MKn dan Eko Ismanto, SH ini, agar bisa memperkuat motivasi dalam berorganisasi, termasuk memberikan semangat dalam berkegiatan, terutama ketika melakukan pertemuan atau kegiatan. Dari sini pula diharapkan akan muncul rasa kebersamaan yang kuat didasari motivasi persaudaran yang ikhlas. Seragam ini juga secara langsung atau tidak, akan menyatukan atau mendekatkan para notaris Pasuruan dan PPATnya sehingga makin kompak.

Rosyid dan Robby menyatakan bahwa notaris dan PPAT Kabupaten Pasuruan selama ini kompak-kompak saja walau di kalangan elit pengurus "pusat" di Jakarta terjadi konflik atau perseteruan antarelit pengurus. Nah, dengan seragam inilah kami memberikan salah satu buktinya, katanya.
Yang lebih menarik lagi, menurut Rosyid, biaya membuat seragam untuk 90 orang anggota ini pun berasal dari kas organisasi sehingga secara tidak terasa tidak membebani anggota, termasuk juga sumbangan dari anggota lainnya. Ini, katanya, dibuat dari dan untuk anggota secara rukun. Oke, kalau begitu. Semoga makin kompak, yo Mas.