Rapat Pleno PP INI Solo
Ikatan Notaris Indonesia (INI) menyelenggarakan acara Rapat Pleno Pengurus Pusat yang Diperluas di Solo, Jawa Tengah pada 23-25 Oktober 2014. Acara yang dihadiri lebih dari 1.200 orang itu berlangsung meriah dengan hadirnya tamu istimewa Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, SH, dan juga Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Prof. Dr. Harkristuti Harkrisnowo, SH, MA serta Direktur Perdata Kemenkum HAM Kadari Agus Rahardjo, SH.
Seluruh jajaran Pengurus Pusat INI mulai Ketuanya, Adrian Djuaini, SH dan Sekretaris Umum Yualita Widyadari, SH dan lainnya tampak bergembira dalam acara yang terbilang sukses dan lancar ini.
Di dalam pidato pembukaan, Ketua Umum INI Adrian Djuaini menyatakan bahwa acara ini merupakan bagian dari memenuhi konstitusi organisasi INI. Khusus mengenai acara penyegaran danpembekalan, katanya, adalah dalam rangka mencapai tujuan organisasi yang, antara lain, adalah memajukan dan mengembangkan ilmu hukum pada umumnya dan khususnya ilmu kenotariatan, serta menjaga keluhuran martabat jabatan notaris.
Kemudian Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambut gembira upaya para notaris, khususnya organisasi, untuk mengembangkan ilmu kenotariatan. Hal ini penting dalam menghadapi situasi eksternal yang luar biasa kemajuannya. Apalagi sehubungan dengan rencana menyambut masyarakat ekonomi ASEAN mendatang. Di sinilah peran notaris yang sangat penting.
Menyinggung masyarakat ekonomi ASEAN atau ekonomi internasional, Ganjar berpandangan bahwa jika hubungan ekonomi dengan pihak asing menjadi bebas, sebaiknya bangsa kitalah yang menentukan hukumnya. Mengapa harus demikian, kata Ganjar, karena selama ini dalam hubungan dengan pihak asing seringkali kita kalah. Posisi tawar dengan menentukan hukum kita sendiri ini sangat penting, sementara Indonesia sendiri merupakan negara dengan posisi yang makin tinggi.
Sementara itu Dirjen AHU Prof. Harkristuti Harkrisnowo di dampingi Direktur Perdata Agus Rahardjo dalam sesi khusus, menerangkan bahwa di seluruh dunia ini asosiasi profesi berperan sangat besar terhadap profesi itu sendiri. Dalam kaitan ini pula disebutkan bahwa agar eksistensi asosiasi profesi ini makin kuat maka semua anggota harus memiliki rasa memiliki organisasinya (melu handarbeni – merasa ikut memiliki – red). Selain itu, menurutnya, status profesi notaris yang disandang masing-masing pribadi notaris sangat ditentukan oleh dukungan masyarakat.
Dalam hubungannya dengan rencana berlakunya Masyarakat Ekonomi Asean, Harkristuti memperkirakan akan banyak sesuatu yang akan terjadi. Untuk itulah hasil kerja para notaris menjadi sangat penting.
Di dalam perkembangannya nanti peran notaris tidak hanya seperti yang seperti sekarang ini. Menurut Harkristuti peran notaris akan lebih berkembang lagi. Untuk ini maka peran asosiasi profesi sangat penting untuk situasi ini.
Seperti kita ketahui, menurutnya, notaris memiliki otonomi yang sangat tinggi. Untuk itu diperlukan upaya untuk saling mengingatkan dalam rangka menjalankan tugas masing-masingsehubungan dengan kode etik profesi. Lagi-lagi dalam kaitan ini pula peran asosiasi sangat penting.
Acara rutin Pengurus Pusat INI kali ini dilaksanakan Pengurus Daerah INI Solo yang diketuai oleh Muhammad Alting, SH. Menurutnya, panitia Solo menyelanggarakan acara ini dengan usaha yang sebaik-baiknya, dan Pengurus Pusat Jakarta sangat mendukung segala upaya panitia sehingga berjalan sukses. Suksesnya acara ini juga karena Pengurus Pusat INI memberikan keleluasaan panitia Solo untuk bekerja.
Alting berharap agar acara seperti ini selain memberikan pencerahan pada anggota dalam bidang keilmuan, juga bisa makin mempererat persatuan para anggota INI yang juga adalah anggota Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah.
Selain rapat pengurus, seperti biasa, acara seperti ini dipergunakan pengurus untuk memberikan pencerahan kepada anggota INI tanpa kecuali. Di dalam acara pencerahan ini anggota yang ikut serta diberikan pembekalan dan penyegaran pengetahuan hukum dan kenotariatan yang aktual. Untuk sesi ini para pembicara, antara lain, Prof. Harkristuti Harkrisnowo, Kadari Agus Rahardjo, Winanto Wiryomartani, Habib Adjie, Pieter E. Latumeten, Syafran Sofyan, Herlien Budiono dan lain-lain.
Tak kurang pula, acara ini dimanfaatkan para anggota INI untuk saling menjalin silaturahmi dan ajang reuni. Sehingga semboyan yang dituliskan panitia : “Kita Tingkatkan Persatuan dan Kebersamaan dalam Satu Wadah Organisasi : INI”, adalah tepat.
Silakan lihat video liputan berikut ini :
<iframe width="460" height="280" src="//www.youtube.com/embed/-A4XmDUNjQI" frameborder="0" allowfullscreen></iframe>