Medianotaris, Karawang – Pengurus Wilayah Jawa Barat (Pengwil Jabar) Ikatan Notaris Indonesia (INI) pada Senin kemarin (14/03/2020), menggelar acara Pertemuan Antar Daerah (PAD) di Hotel Resinda Jl. Resinda Raya No.1, Kabupaten Karawang, Jawa Barat yang diikuti oleh anggota dan jajaran Pengurus Daerah (Pengda) Jabar INI Wilayah Bekasi (Kabupaten – Kota), Purwakarta, Subang dan Karawang (BETASUKA).
Gelaran acara yang diketahui merupakan salah satu agenda rutin 3 (Tiga) bulanan Pengwil Jabar INI tersebut, kali ini bertajuk ”Pertemuan Antar Daerah Meningkatkan Integritas dan Solidaritas Anggota Ikatan Notaris Indonesia Jawa Barat”.
Dalam kesempatan itu pula acara diisi dengan seminar ilmu pengetahuan yang mengangkat tema “Integritas Prinsipil Jabatan Notaris Dalam Hubungan Kelembagaan dengan Penyidik, Penuntut Umum dan Majelis Hakim” dengan menghadirkan beberapa narasumber diantaranya: AKBP Indra Hermawan, S.H., S.I.K., M.H (Wadirkrimum Polda Jabar), Dr. Suharso, S.H., M.H (Kejaksaaan Tinggi Jawa Barat), Martha Parulina Berliana, S.H., M.H (Kepala Kejaksaan Negeri Karawang), Dr. Irwan Santosa, S.H., Sp.N., M.Kn (Notaris dan Dosen) dan Dr. H. Dhody AR Widjajaatmadja, S.H (MKNW Jawa Barat unsur Notaris).
Hadir pula dalam acara tersebut Bupati Karawang dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang Drs. H. Acep Jamhuri, M.Si, Ketua Pengwil INI Jabar Dr. Irfan Ardiansyah, S.H., L.L.M., Sp.N, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) INI yang diwakili Sekretaris Umum (Sekum) INI Tri Firdaus Akbarsyah, S.H dan Ketua Pengda INI Karawang Junietty Dame Purba, S.H, serta sejumlah tamu undangan baik dari kalangan Pengda INI lainnya di Jawa Barat maupun Jajaran Pejabat Daerah setempat.
Dalam pidato sambutannya sekaligus membuka secara resmi PAD Pengwil Jabar INI, Bupati Karawang mengucapkan selamat datang bagi para pengurus INI Jabar dan mengapresiasi para anggota INI yang menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Karawang dalam peran menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak, PPH dan juga BPHTB.
Bupati juga mengatakan, Karawang merupakan daerah yang sangat strategis dan menjadi proyek jangka panjang nasional yang salah satunya adalah rencana pembangunan bandara. Karawang juga merupakan daerah penyumbang bahan pangan besar untuk Jawa Barat, dengan produksi padi pada Januari hingga Desember 2021 mencapai 1.278.342 ton gabah kering giling atau GKG. Selain itu, sambung Bupati, Karawang juga dikenal sebagai kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara.
“Selamat datang, selamat mengikuti seminar di Karawang. Semoga memberikan keberkahan bagi kita semua,” ujar Bupati menutup sambutannya.