Pesan : Harus menjadi Sendiri
Hapendi Harahap, seperti kita ketahui, adalah Ketua bidang Organisasi PP IPPAT yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Notaris Notaris Indonesia (INI) di bawah pimpinan Sri Rachma Chandrawati. Sedang di level wilayah, Hapendi adalah Ketua Pengurus Wilayah (Pengwil) Banten Ikatan Notaris Indonesia.
Lantas bagaimanakah tanggapan, masukan dan harapan notaris Banten atas pencalonan Hapendi sebagai calon Ketua Umum IPPAT? Medianotaris.com mewawancarai beberapa PPAT/ notaris Cilegon yang sudah mengenal dengan baik sosok Hapendi Harahap. Sementara itu Hapendi sendiri enggan dimintai komentar.
Harus Resign Kalau Memang Serius
Islamsyah Arifin, S.H.
Ketua Pengurus Wilayah IPPAT Banten
Untuk itu Hapendi harus mulai memutuskan melepaskan dari dari kesan ini, sehingga ia tidak dilihat sebagai bagian dari kubu tertentu. Tetapi ia akan dilihat orang sebagai dirinya sendiri, yang memiliki potensi sendiri dan mandiri yang dibentuk oleh perjalanan pengalamannya selama ini.
Seperti kita ketahui “hiruk-pikuk” di organisasi Ikatan Notaris Indonesia (INI) karena perseteruan pasca kongres di Yogyakarta, dan akhirnya ditutup dengan Kongres Luar Biasa di Bali. Di dalam pusaran konflik organisasi notaris, nama Hapendi sangat dikenal sebagai pihak yang menentang INI yang menyelenggarakan KLB di Bali. Menurut islamsyah, sikap perlawanan Hapendi ini merupakan bentuk komitmennya sebagai Sekretaris Umum di bawah pimpinan Sri Rachma Chandrawati. Sebaliknya
Jika Hapendi bisa melepaskan diri dari bayang-bayang kelompok organisasi yang sekarang ditangani, yaitu sebagai Sekretaris Umum PP INI dan Ketua Pengwil INI Banten, atau juga Ketua Bidang Organisasi PP IPPAT maka aspirasi anggota akan mudah diterwakili. Dengan melepaskan diri dari jabatan-jabatannya di atas diharapkan Hapendi bisa menyatukan aspirasi anggota-anggota IPPAT dan juga INI yang terpecah-belah.

Selain itu dengan berdiri-sendiri, lepas dari bayang-bayang siapa pun, diharapkan ia bisa melakukan sinergi dengan siapa pun.
Secara jelas untuk ini semua berdasarkan aspirasi yang ada, menurut Islamsyah, Hapendi Harahap harus resign (mundur) dari semua jabatannya tadi. Selanjutnya bagaimana keputusan dan bagaimana caranya, ya terserah pada Hapendi sendiri. Untuk ini pula harus dibuktikan secara total oleh Hapendi untuk menunjukkan keseriusannya.
Lantas dengan begitu, konsekuensi ke-total-an ini diharapkan juga ditunjukkan Hapendi dengan “pensiun” dari segala aktivitas yang disandang jabatan-jabatan tadi, termasuk juga mencabut gugatan-gugatan di pengadilan yang dilakukannya atau melibatkan dirinya di organisasi INI. Kalau ini semua dilakukan, berarti Hapendi serius. Aspirasi teman-teman Banten, Sumatera Utara, Jawa Barat dan sebagian di Jawa Tengah : kami mau mendukung kalau ia bukan “calon pesanan”.
Lepaskan Atribut
Tabrani, S.H.
PPAT Cilegon, Banten

Saya mendukung Hapendi, dan mengingatkan agar jangan takut terhadap resiko akibat pendirian yang dipunyainya. Jadilah diri sendiri. Sementara itu sebaiknya Hapendi secara memanfaatkan peluang dengan melakukan banyak hal. Termasuk bila arus bawah menghendaki ia mundur dari segala jabatannya, harus mundur supaya ia bebas menjadi diri sendiri, dan fokus untuk pencalonan dengan melepas semua atribut jabatannya.
Tidak Logis Kalau masih Menjadi Pengurus
Herywan Arifin, S.H., Sp. N.
PPAT/ Notaris Cilegon, Sekretaris Pengda IPPAT Kota Cilegon<!–[if gte mso 9]><xml>

Dengan melepaskan diri dari cap sebagai underbow orang lain atau pimpinannya, bukan berarti harus berseberangan, tapi tujuannya adalah untuk mempersatukan kembali anggota-anggota yang tercerai-berai akibat imbas perpecahan di organisasi INI.
Selain itu dengan melepaskan diri dari kepengurusan yang sandangnya, ia bisa menjadi fokus untuk pencalonan dan membuktikan komitmennya. Untuk ini saya mendukung dengan syarat tangguh, artinya tunjukkan keseriusannya dan komitmennya sampai detik akhir, pasti saya dukung penuh.
Hapendi Tahu Mana Yang Terbaik
Muhammad Isyah, S.H.
Saya dan teman-teman di Cilegon dan Banten mendukung Hapendi Harahap menjadi Ketua Umum IPPAT, tapi ia harus maju atas nama sendiri tidak terkait dengan siapa pun atau organisasi yang diurusi selama ini, yaitu di PP IPPAT, PP INI , dan Pengwil. Kami berharap ia “pulang” untuk mewakili anggota di Banten dan membawa aspirasi teman-teman di Banten untuk menjadi Ketua Umum IPPAT. Sebab selama ini Hapendi kami anggap “pergi”, mengurusi organisasi di pusat.
Untuk keperluan ini Hapendi harus maju tanpa siapa pun orang di belakangnya, tidak ada pengaruh siapapun, sehingga ia bebas bersikap, berpendirian dan mengambil keputusan. Untuk mewujudkan ini semua, bagaimana harus melakukan yang sebaik-baiknya, saya kira Hapendi tahu sendiri mana yang terbaik yang harus dilakukan. Sedangkan soal sikap Hapendi yang berbeda dengan pihak yang tidak sepaham, saya kira ini merupakan dinamika organisasi dan demokrasi.
Jika nanti akhirnya sukses, saya berharap nantinya Hapendi bisa mengatasi keluhan PPAT yang tidak mendapatkan kepastian dalam biaya pengurusan pendaftaran tanah dengan Kantor Pertanahan.
Tidak Suka Ngathok
Sofia Rachmawati Erwin, S.H.
Pengurus Wilayah dan Pengurus Pusat IPPAT/ Notaris Cilegon
Hapendi harus memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Untuk itu bagaimana caranya, ya terserah yang terbaik menurut Hapendi. Hapendi tidak usah terganggu dengan padangan orang mengenai posisinya sebab ia punya pendirian, bukan orang yang suka ngathok (penjilat – Bahasa Jawa). Hapendi memiliki pendirian sendiri.