Para pensiunan pegawai BPN bekerja secara profesional
Rabu, 29 Januari 2014, Kepala Kantor Pertanahan Serang, Provinsi Banten, Alen Saputra, S.H., M.Kn. melantik Ali Pulungan, S.H., M.H. sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).
Pelantikan ini merupakan acara pelantikan PPAT yang “istimewa” karena Ali Pulungan adalah PPAT pertama yang berasal dari pensiunan pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui pendidikan khusus selama 4 bulan yang diselenggarakan oleh negara di bawah Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional. Bersama dengan Ali, ada 25 PPAT pensiunan pejabat BPN lainnya juga dilantik yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia berdasarkan Keputusan Kepala BPN Hendarman Supandji, S.H.
Di dalam acara pelantikan yang berlangsung singkat ini Kepala Kantor Pertanahan Serang Alen Saputra menyebutkan bahwa PPAT yang berasal dari pensiunan BPN melalui pendidikan khusus ini memiliki “kelebihan” karena sangat menguasai bidang pekerjaannya sehari-hari sebelumnya, termasuk hubungan baik dengan para pejabat kantor pertanahan. nantinya mereka akan bekerja lebih teliti, benar, dan sesuai aturan. Sehingga hal ini memberikan nilai positif bagi keberhasilan tugas-tugas PPAT pensiunan BPN ini.
Sementara itu menurut Ali pemberian kesempatan pensiunan pegawai BPN untuk menjadi PPAT ini merupakan kesempatan baik. Melalui jabatan barunya sebagai PPAT, pensiunan pegawai BPN yang masih kreatif memiliki kesempatan untuk menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk membantu masyarakat dalam penyuluhan hukum dan juga dalam masalah pendaftaran tanah.
Senada dengan Alen, Ali menyatakan bahwa dengan profesi baru sebagai PPAT, para pensiunan pegawai BPN akan berkesempatan bekerja secara profesional. Sebab dengan pekerjaannya semula sebagai pegawai atau pejabat BPN dulu, para PPAT ini lebih mengenali pekerjaannya dengan baik, mudah menghindarkan diri dari kekeliruan dalam bekerja.
Selama pendidikan 4 bulan di Yogyakarta, jelas Ali, para peserta pendidikan selain belajar di kelas, juga belajar di kantor-kantor PPAT/ Notaris setempat untuk mengetahui lebih jauh sisi praktek. Sehingga hasilnya pendidikan ini makin memperkuat bekal para PPAT pensiunan ini dalam bekerja.
<iframe width="460" height="250" src="//www.youtube.com/embed/7aWAyNE9GqI" frameborder="0" allowfullscreen></iframe>
Kader Banten Calon Ketua Umum IPPAT
Soal kader PPAT Banten Hapendi Harahap, S.H., M.H. yang dicalonkan sebagai Ketua Umum IPPAT atau Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah, Alen menyatakan sudah mengenal Hapendi sejak kuliah S1 di FH Universitas Pajajaran, Bandung.
Menurutnya, Hapendi waktu adalah mahasiswa berprestasi dan cepat menyelesaikan studinya. Sedangkan secara pribadi, Hapendi dikenal sangat menyenangkan, mudah bergaul, serta tidak pernah membuat masalah.
Untuk itu Alen berharap Hapendi terpilih sebagai Ketua Umum IPPAT mendatang untuk menjadikan organisasi IPPAT lebih baik lagi.
Selain Alen, Ali juga mendukung pencalonan ini. Apalagi selama ini Ali sudah sangat mengenal reputasi Hapendi yang baik, bahkan ia mengenal Hapendi sebelum menjadi PPAT/ Notaris. Apalagi selama ini Ali Pulungan bertugas di berbagai daerah di Wilayah Banten.