Notaris KBB Peduli Lingkungan
Siapa yang tidak kenal kelompok Notaris Kabupaten Bandung Barat atau KBB silakan menyimak kegiatan mereka yang patut diacungi dua jempol ini.
Notaris KBB kali ini mengadakan acara refreshing ke Bali, dan juga refreshing pengetahuan, sekaligus pengabdian lingkungan pula. Jadi, sekali jalan, mereka mengadakan setidaknya tiga atau empat kegiatan sekaligus, termasuk silaturahmi dengan sesama anggota notaris Bandung, dan notaris Bali.Tak ada salahnya bila diibaratkan, “sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui”.
Acara yang semula sempat “dipermasalahkan” judulnya ini akhirnya sukses memberangkatkan sekitar 75 peserta yang juga diikuti peserta luar. Acara yang dikomandani Ketua Pengurus Daerah Ikatan Notaris Indonesia Kabupaten Bandung Barat Anne Gunadi, SH, MKn. ini akhirnya berlangsung dengan mendapat perhatian banyak notaris daerah lain melalui media sosial dengan judul “Refreshing Course and Fun Holiday in Bali with Go Green Spirit” dengan tujuan Pulau Lembongan atau Nusa Lembongan, Bali.
Hari pertama di Bali pada Jumat, 19 September 2014, mereka mengadakan acara pengabdian lingkungan di Bali dengan melakukan penanaman 3.000 pohon cendana di kawasan Nusa Lembongan, di antaranya adalah di lingkungan sekolah SMA Wisata Darma. Acara pengabdian lingkungan ini dimotori Dr. Elly Baharini, SH, MH, Kandidat Doktor Pieter E. Latumeten, SH, MH,dan Dr. Darwin Ginting, SH, MH dengan melakukan penanaman pohon secara simbolik bersama Pimpinan dan Pengurus Wilayah Ikatan Notaris Indonesia dan Ikatan PPAT Bali, diantaranya I Made Pria Dharsana, SH, MH dan lainnya.
Dalam kegiatan ini ikut serta pula anggota Majelis Pengawas Pusat Notaris Dr. Drs. Widodo Suryandono, SH, MH yang juga menjadi pembicara dalam sesi refreshing course pada hari kedua, Sabtu, 20 September.
Menurut pimpinan panitia, acara ini selain refreshing dan silaturahmi antaranggota juga bertujuan mendekatkan notaris dengan lingkungan alam dengan menanam 600 pohon cendana dan lainnya. Makanya tidak heran, acara ini juga diminati oleh notaris dari Jakarta dan daerah luar Kabupaten Bandung Barat lainnya.
Pada hari kedua, Sabtu, 20 September 2014, peserta mengikuti kelas penyegaran (refreshing course) kenotariatan yang dibawakan oleh Pieter E. Latumeten, Darwin Ginting, Widodo Suryandono dan Elly Baharini.
Di dalam acara penyegaran ini Darwin Ginting antara lain memaparkan cara memperoleh tanah melalu reklamasi,Elly Baharini mengupas tuntas tentang reposisi akta-akta koperasi pasca putusan Mahkamah Konstitusi, Widodo Suryandono menyajikan kasus-kasus notaris yang ditangani oleh MPP dan Pieter E. Latumeten menyampaikan kedudukan BHP dalam mengelola saham-saham yang tak terurus atau pemegang saham dalam keadaan tak hadir baik untuk PT Terbuka maupun PT Tertutup.
.