pembekalan calon PPAT Ikano UI

Tabrakan jadwal pembekalan notaris dan PPAT

Minggu lalu di Jakarta dilaksanakan ujian kode etik untuk notaris dan juga pembekalan calon peserta ujian PPAT di beberapa tempat yang waktunya bertabrakan. Acara pembekalan dan ujian kode etik calon notaris tim Ikatan Notaris Indonesia versi Sri Rachma Chandrawati (SRC) dilaksanakan tanggal 18 sampai 20 September sekaligus pembekalan dan ujian calon PPAT. Acara yang diselenggarakan INI SRC ini dilaksanakan di Hotel Sahid, Jakarta. Menurut Prijatno Pudjakesuma, peserta ujian kode etik adalah 60 orang. Sementara itu, katanya, peserta pembekalan PPAT adalah berjumlah 250 orang.
Pelaksanaan pembekalan calon PPAT yang dilaksanakan pada hari ke 2 dibuka oleh pidato oleh Direktur Pendaftaran Hak Tanah dan Guna Ruang Dr. H.S. Muhammad Ikhsan, S.H. selaku
Ketua Panitia Penyelenggara Ujian Pejabat Pembuat Akta Tanah 2012 mewakili Kepala Badan Pertanahan Nasional yang tidak bisa hadir.

Sementara itu di Hotel Manhattan, Jakarta Selatan, tim PK PP INI atau PKK juga mengadakan acara serupa yaitu ujian kode etik notaris lanjutan pada 19 September. Acara ini merupakan acara kelanjutan ujian kode etik pertama pada 31 Agustus dan 1 September lalu yang diselenggarakan serentak di berbagai pengurus wilayah. Menurut Sofyan Syafran peserta ujien kode etik yang diselenggarakan PKK akhir bulan lalu total adalah 1.503 orang. Sedangkan ujian kode etik minggu lalu jumlahnya 70 orang.

Hadir sebagai pembicara di acara ini Syafran Sofyan, Ismijati D. Rahayu, dan Diah Sulistyani, yang masing-masing berbicara mengenai Majelis Pengawas Notaris, organisasi dan etika, serta UUJN dan good governance. Di dalam acara ini salah seorang Ketua PKK INI Erni Rohaini memberikan pengarahan dan pembekalan kepada peserta, sekaligus membuka dan meresmikan acara ujian kode etik khusus ini. 
Di luar organisasi INI, Ikatan Kekeluargaan Alumni Pendidikan Notariat Universitas Indonesia (Ikano UI) juga tidak mau kalah. Organisasi alumni pendidikan notariat UI yang dipimpin Eddy Soeseno ini juga mengadakan acara pembekalan untuk calon peserta ujian PPAT pada 20 dan 21 September di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta.

Erni Rohaini, pemrakarsa pendidikan ini, merasa terkejut dengan antusiasme peserta karena semula target peserta cuma 150, tapi malah yang mendaftar menjadi 257 orang. Untuk itu, salah seorang Ketua PKK INI ini, tidak mau banyak komentar. Yang penting, katanya, acara ini sebetulnya sudah direncanakan jauh-jauh hari waktu Ikano UNI dideklarasikan pada Februari 2012 lalu sebagai salah satu program organisasi. Ini sesuai dengan misi organisasi, yaitu terdepan dalam ilmu dan karya.

Menariknya, di acara Ikano UI ini secara sengaja atau tidak, berkumpul 3 orang Ketua PKK, yaitu Erni Rohaini, Pieter E. Latumeten dan Habib Adjie yang masing-masing bertindak sebagai pembicara dalam pembekalan ini yang berbicara mengenai problematika dan seluk-beluk praktek sehari-hari tugas PPAT.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top