Sebelas Bulan Iluni FHUI di Bawah Komando Ashoya Ratam
Kegiatan alumni bagi sebagian orang adalah kegiatan yang dianggap “buang-buang waktu”, dan sekedar untuk sarana reunian para anggotanya. Kegiatan ini biasanya diisi acara penggalangan dana untuk sumbangan ke almamater atau dosen atau keluarganya yang sakit atau karena sebab lainnya.Atau mungkin kegiatan sumbangan ke korban bencana alam untuk menarik minat anggota. Kegiatan ini baik, namun tidak terlalu menarik buat para alumni karena rata-rata para alumni merasa “sudah tidak ada urusan” dengan kampusnya atau sekolahnya. Akibatnya bila ada kegiatan maka kegiatan itu sepi peserta, dan panitia pun harus siap kecewa dengan animo anggota yang diundang. Acara pun dihadiri alumni yang itu-itu juga. Lain halnya kalau ada alumni peserta yang datang yang kebetulan menjadi pejabat negara atau pejabat tinggi negara yang penting. Dengan hadirnya pejabat ini, sedikit-banyak, akan menjadi magnet kehadiran peserta.
Namun kondisi sepinya kegiatan alumni ini tidak berlaku saat pengurusnya diketuai seorang notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah. Ini bisa jadi adalah kasuistis. Belum tentu di tempat lain akan sama. Dalam kasus alumni FHUI ini ternyata beda. Ternyata kegiatan alumninya semarak sekali Sejak Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia (Iluni FHUI) dipimpin seorang notaris kegiatan alumni seperti tidak ada habis-habisnya.
Adalah seorang notaris dosen Magister Kenotariatan FHUI bernama Ashoya Ratam yang menjadi pionir bagaimana mengelola organisasi alumni, khususnya alumni fakultas hukum, menjadi semarak, berdaya-guna sebagai wadah kemanfaatan bagi masyarakat, almamater, maupun alumninya. Kegiatannya pun adalah kegiatan yang bermutu tinggi, efektif ke tujuan dan tidak jarang kegiatan ini gratis, sementara kegiatan dengan topik yang sama di tempat lain malah berbayar, seperti misalnya workshop mengenai manajemen perizinan OSS.
Entah bagaimana ia mengatur, dengan banyaknya kegiatan yang dilakukannya. Namun sulit dipungkiri kalau sebagai Ketua, Ashoya mengeluarkan sebagian dana pribadinya, walau tidak diungkap ke publik. Atau setidaknya dia “mengorbankan” sebagian keuntungannya yang mestinya diperolehnya untuk kepentingan pribadi dari klien atau relasinya di pemerintahan atau swasta. Tampaknya dari keseluruhan kegiatannya hanya sebagian saja yang mendapat dukungan “dana” atau kerjasama dengan pihak lain, misalnya kantor advokat. Shoya, wanita lulusan Fakultas Hukum UI yang melanjutkan S2-nya di Boston, Amerika ini membisikkan kalimat – Ah, saya nggak ada “target” apa-apa, kok dari kegiatan-kegiatan ini-. Kalimat ini serasa jawaban standar. Namun jawaban Shoya tampak serius bila melihat capaian Shoya sebagai notaris mapan di bidang korporasi, pasar modal, sebagai dosen di Magister Kenotariatan FH Universitas Indonesia, serta sejumlah network yang dikantonginya.
Mari kita lihat bagaimana kiprah seorang notaris yang dekat dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang ini patut menjadi alasan bila organisasi alumni fakultas hukum akan berdaya guna penuh dengan kegiatan bila dipegang seorang notaris. Dengan dipegang seorang notaris organisasi akan semarak, dan punya seribu satu alasan untuk melakukan kegiatan. Mengapa, karena notaris dan PPAT, dalam menjalankan tugasnya senantiasa harus up date peraturan, up date ilmu. Kalau tidak up date, seorang notaris bisa celaka. Dalam kasus tertentu bisa kejeblos kasus hukum. Untuk itulah di kalangan notaris dan PPAT organisasi senantiasa berlomba-lomba mengadakan seminar, workshop, pelatihan dan kegiatan yang sifatnya meng-up date ilmu masing-masing agar tidak ketinggalan, dengan akibat tertimpa resiko celaka akibat kurang up date peraturan.
Jadi dari sisi profesi notaris saja cukup banyak alasan untuk menciptakan kegiatan-kegiatan dengan peserta -khususnya notaris- yang memang membutuhkan ilmu untuk mendukung pekerjaannya. Belum lagi alumni dari kalangan advokat dan konsultan hukum. Anda mau bukti? Sejak terpilih menjadi Ketua Iluni FHUI Oktober 2018 Ashoya sudah tancap gas pol-polan sampai-sampai kegiatannya berjumlah cukup fantastis untuk sebuah organisasi kecil alumni, yaitu 28 kegiatan dalam kurun belum setahun dari Desember 2018 sampai November 2019. Kalau dihitung rata-rata dalam 10 bulan kegiatan yang sudah diselenggarakan adalah sebanyak 2 kegiatan lebih dalam sebulan. Ya, dalam sebulan rata-rata menyelenggarakan dua kegiatan lebih. Bukan main.
Kegiatan-kegiatan yang dilakukan Iluni FHUI di bawah Ashoya, sebagian besar berisi dengan kegiatan transformasi ilmu dan info penting, baik dari kalangan bisnis, pemerintah maupun organisasi profesi. Sebagian acara tersebut dikemas dalam suasana serius, dan ada juga yang menghibur. Sebagian lagi, acara yang diadakan bersifat amal dan hiburan, tapi tetap membawa misi positif untuk kebaikan. Narasumbernya pun dipilih dari pribadi-pribadi kredibel, seperti Mantan Presiden RI BJ Hababie, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil dan lain-lain.
Inilah kegiatan Iluni FHUI dalam kurun waktu Desember 2018 – November 2019
1. Hari Bakti Alumni : Workshop Menuju UMKM Melek Hukum dan Perizinan
2. Alumni Gathering: Silaturahim Akhir Tahun
3. Pelantikan Pengurus ILUNI FHUI periode 2018-2021
4. Penyerahan Sumbangan Sarana MCK Peduli Kalianda
5. Days of Law Career 2019 Talkshow: Job Seeking 101
6. Family Gathering FHUI
7. Pembuatan Merchandise ILUNI FHUI
8. Diskusi Ilmiah : Dwifungsi TNI dan Polri
9. Talkshow Kartini Day: “Kartini Zaman Now Paham Perjanjian Nikah (Pre & Post Marriage) dan Gono Gini”
10. Peluncuran dan Bincang Buku karya Dr. David M.L Tobing, SH, M.Kn (Penasihat ILUNI FHUI) berjudul : Klausula Baku: Paradoks dalam Penegakan Hukum Perlindungan Konsumen
11. Fun Chess Tournament
12. Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim
13. Audiensi dan Silaturahmi dengan Dekan Fakultas Hukum UI
14. Diskusi Hukum: Pungli Dalam Distribusi Logistik dan Risiko Hukum bagi Pelaku Usaha
15. Seminar : Quo Vadis Pemilu Legislatif: Urgensi Ambang Batas Parlemen 4% Dalam UU No. 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum
16. Diskusi Internal: RUU Penghapusan Kekerasan Seksual: Menjawab Permasalahan Kepastian Hukum dan Perlindungan Terhadap Kekerasan Seksual di Indonesia
17. FHUI Ballers Main Bareng Komunitas Basket Tuli Indonesia
18. Workshop Online Single Submission v1.1
19. Alumni Mentoring with Ahmad Fikri Assegaf
20. Special Independence Match 2019 dalam rangka memperingati HUT RI ke 74 dan HUT MMFC ke-3
21. Talkshow Merah Putih: Merdeka Dalam Bertransaksi secara Elektronik dan Melindungi Data Pribadi
22. Focus Group Discussion: Masa Depan Pemberantasan Korupsi Pasca Pengesahaan Revisi UU KPK
23. Sarasehan ILUNI FHUI : Urgensi Penanganan Ancaman Sampah Plastik Laut
24. Focus Group Discussion : Financial Technology : Benefits Challenge and Its Influence on Economic Development
25. Evaluasi Perpres No .13/2018 Tentang Ultimate Beneficial Owner Setelah Berjalan 18 Bulan
26. Penggalangan Dana Kampanye Diet Plastik dan Sumbangan Mesin Tap Water Untuk Kampus FHUI
27. Pesta Rakyat dan FHUI Flashmobbers dan Penyerahan Simbolik Sumbangan Mesin Tap Water – “Diet Plastik Kampus FHUI”
28. Joysail Laut Jawa Kepulauan Seribu dengan KRI TNI AL diisi dengan seminar hukum : Peranan TNI AL Dalam Menjaga Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan narasumber Laksamana Pertama TNI AL Kresno Buntoro, SH. LLM, PhD.