Tulisan ini adalah naskah pidato salah satu penggagas dan pendiri Ikanot Undip Syafran Sofyan. Redaksi sengaja menyajikan secara hampir utuh dengan maksud agar pembaca bisa serasa ikut hadir dalam acara itu.
Syafran Sofyan, S.H., Sp.N., M.Hum.
Penggagas/Pendiri Ikatan Alumni Kenotariatan Universitas Diponegoro,
Wakil Sekjen DPP Ikatan Alumni Universitas Diponegoro
Assalamu’alaikum ww., salam sejahtera bagi kita semua, selamat pagi.
Yang terhormat Rektor Universitas Diponegoro Bapak Prof. Sudharto P. Hadi, MES,PhD,
Yang terhormat Bapak Prof.Dr. H. Muladi,SH, sebagai Dewan Kehormatan DPP IKA Undip, dan juga Penasehat Rektor Universitas Diponegoro,
Dekan Fakultas hukum Univ Diponegoro,
Yang terhormat Ketua Program Magister Kenotariatan Undip Mas Kashadi, S.H.,M.Hum., dan Prof. Dr. Budi Santoso, S.H.,.M.Si Sekretaris Program Magister Kenotariatan Undip.
Yang saya hormati Ketua Umum DPP IKA Undip, dlm hal ini diwakilkan oleh Mas Bambang Soepeno (Ketua DPP IKA Undip), dan Mbak Nina Widowati (Wakil Sekjen DPP IKA Undip), berdasarkan Surat Tugas dari Ketua Umum DPP IKA Undip, No. 01/DPP IKA UNDIP/X/2012.

Yang saya hormati Wakil dari Pemda/Sekwilda Jawa Tengah, Guru Besar Undip Prof. Kelib, Para Guru besar Undip, dan lainnya tidak dapat saya sebutkan satu persatu.
Bapak/ Ibu Dosen Magister Kenotariatan, dan Dosen Fakultas Hukum Undip, tamu undangan, dan Mas-mas dan Mbak-mbak alumni Kenotariatan Undip di seluruh Indonesia yang kami banggakan, dan cintai.
Kami hormati pula, Perwakilan Ikanot UI (ada Mbak Wanda Hamidah), Unpad, Unair, UGM, dan USU, terima-kasih atas perhatian dan dukungannya.
Pertama-tama saya mohon ijin berdiri di sini, atas nama para penggagas/pendiri Ikanot Undip, (Mas widijatmoko, Mbak Listy, Mbak Otty, Mas Abeng, dan Mas Suprianto) , dan atas nama senior-senior, Mbak-mbak, dan Mas-mas sekalian.
Marilah tidak henti-hentinya kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT,Tuhan YME, karena berkat rahmat dan karunianya kita semua dapat hadir dan berkumpul disini, dalam forum yg membahagiakan dan membanggakan ini.
Kami mengucapkan selamat datang dan terima-kasih kepada hadirin sekalian yang telah memenuhi undangan kami, dalam rangka acara Deklarasi Ikatan alumni Kenotariatan Univ Diponegoro (Ikanot Undip), Penetapan Susunan Formatur, Pembacaan Susunan Sementara Pengurus Pusat Ikanot Undip, Penyerahan Bendera/Lambang Ikanot, dan Susunan Pengurus sementara ke DPP IKA Undip, serta dilanjutkan acara kuliah umum dari Bapak Prof. Muladi, tentang Etika Profesi Notaris. Yang terakhir adalah acara temu kangen/ back to campus yang sudah lama kita tunggu dan nantikan.

Kami juga mohon maaf kepada seluruh alumni, Mbak-mbak dan Mas-mas sekalian, yang semula setelah deklarasi, akan dilakukan pelantikan pengurus pusat Ikanot Undip, dilanjutkan pelantikan pengurus wilayah. Ternyata berdasarkan hasil keputusan rapat harian DPP IKA Undip, Selasa, 2 Oktober 2012, pelantikan Pengurus Pusat Ikanot Undip baru akan dilaksanakan bersamaan dengan acara Rakernas III DPP IKA Undip di Jogjakarta paling lambat pada 14 Desember 2012 yang dihadiri oleh seluruh DPD Ika Undip seluruh Indonesia.
Saat ini telah hadir di tengah-tengah kita Mas Bambang Soepeno dan Mbak Nina Widowati yang mendapat surat tugas dari Ketua Umum DPP IKA Undip Bapak Hendarman Supandji, dan Sekjen DPP IKA Undip untuk menghadiri/merestui Deklarasi Ikanot Undip. Kemudian dalam hal ini menetapkan tim formatur 5 orang yang diketuai oleh Mas Bambang Soepeno (Ketua DPP IKA Undip), selanjutnya menyusun kepengurusan tetap agar dapat dilantik bersamaan dengan Rakernas DPP IKA Undip di Jogjakarta.
Marilah kita berbondong-bondong ke Jogjakarta untuk menghadiri acara pelantikan tersebut nanti sambil mengikuti Rakernas DPP IKA Undip.
Mas-mas, Mbak-mbak yang kami hormati,
Dalam hal ini kita patut bersyukur karena Ikanot Undip merupakan satu-satunya wadah kenotariatan alumni undip yang diakui DPP IKA Undip, dan berada langsung dibawah DPP IKA Undip.
Untuk itulah nantinya kita harus menjalankan roda organisasi ini dengan sebaik-baiknya, selalu dapat berkoordinasi dengan DPP IKA Undip, program kenotariatan, juga civitas academica, agar tidak liar, dan mengacu kepada sistem good governance, akuntabel, serta mematuhi semua peraturan per-uu-an yang berlaku.
Pendidikan kenotariatan Universitas Diponegoro telah dimulai sejak tahun 1980 dan telah menghasilkan lulusan kurang-lebih 4000 alumni, baik yang saat ini telah diangkat dan menjalankan tugas dan jabatan sebagai notaris dan PPAT, maupun yang belum diangkat.
Pada tahun 1997 untuk pertama kali Mas Widijatmoko, alumni angkatan tahun 1991, Mas Djoni Johan, Mas Widianto (pa’de), Mas Aris widhihidayat serta Heri Sarmanto, memulai membicarakan perlunya wadah organisasi alumni.


Saat program kenotariatan Undip dipimpin oleh Prof. Dr. Sri Redjeki Hartono, SH yang kemudian digantikan Mas Mulyadi, hal tersebut telah disampaikan dan dikoordinasikan kepada program kenotariatan undip, akan tetapi belum mendapat respon untuk terwujud dan terbentuknya wadah alumni. Pada saat program kenotariatan Undip yang pada saat ini dipimpin oleh Mas Kashadi, S.H. gagasan dan rencana pembentukan wadah alumni tersebut barulah direspon oleh pengelola program kenotariatan Undip. Kemudian atas petunjuk Ketua Program Magister Kenotariatan Undip hal tersebut diarahkan untuk dilakukan pembicaraan dan koordinasi dengan Sekretaris 1 Program Magister Kenotariatan Undip Prof. Dr. Budi Santoso, SH, Msi. Untuk itu kami ucapkan terimakasih kepada Mas-mas atas semua dukungan, dan bantuannya.

Kita melihat bahwa universitas lain yang pada saat ini menyelenggarakan pendidikan magister kenotariatan, dimana telah pula dibentuk dan berdiri “Ikano Unpad, Ikano UI, Ikanot UGM, Ika Mkn Unair dan Ika Mkn USU” dan masing-masing mempunyai kepengurusan di tingkat pusat, pengurus wilayah pada tingkat provinsi dan pengurus daerah pada tingkat kota/kabupaten. Untuk itulah akhirnya kami mencoba untuk berjalan dan menyusun rencana pembentukan Ikanot Undip yang memang sudah dirintis dan dimulai terpikir dengan adanya gagasan pembentukan pada tahun 1997 yang lalu.
Pada akhirnya kemudian dengan suasana kekeluargaan dan persaudaraan sebagai alumni Kenotariatan Undip, maka Mas Widijatmoko, Saya, Mbak Liezty Muladi, Mbak Otty HC Ubayani, Mas Muharzah Aman (Abeng), dan Mas Suprianto, pada 24 Agustus 2012 di Jakarta sepakat untuk mendeklarasikan dan mendirikan “Ikatan Alumni Kenotariatan Universitas Diponegoro” yang disingkat “IKANOT UNDIP”. Kemudian kami membentuk tim untuk acara deklarasi dan pelantikan wadah alumni dan pengurus pusatnya yang kemudian telah dikoordinasikan dengan pengelola Program Magister Kenotariatan Undip dan Dekan Fakultas Hukum Undip, Rektor Undip, serta DPP IKA Undip.

Perlu kami sampaikan bahwa maksud pendirian wadah Alumni Kenotariatan Undip tersebut adalah untuk menghimpun para lulusan (alumni) pendidikan program kenotariatan (spesialis 1 notariat dan magister kenotariatan) Undip agar tetap dapat menjalin hubungan silahturahmi, komunikasi dan diskusi di bidang ilmu pengetahuan hukum, khususnya ilmu kenotariatan dan ke-PPAT-an. Selain itu juga wadah ini juga dimaksudkan untuk sumbangsih bagi kemajuan dan mutu pendidikan Magister Kenotariatan Undip dan meningkatkan kualitas keilmuan lulusan Kenotariatan Undip.
Juga kami tegaskan bahwa wadah ini tidak ada hubungan struktural dengan Ikatan Notaris Indonesia (INI), IPPAT. Apalagi membeda-bedakan alumni berdasarkan kelompok-kelompok yang sedang berbeda haluan. Ikanot Undip satu, dan bersatu. Kita tidak menjadi bagian dari perbedaan itu, justru kita akan mempersatukan itu demi kemajuan dan kehormatan kita semua.
Untuk itu kami sangat mengharapkan penyelenggaraan acara ini dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh kekeluargaan yang menjadi ciri khas profesi notaris. Kami sangat mengharapkan dukungan, bantuan dari seluruh alumni Kenotariatan Undip di seluruh Indonesia untuk secara bersama-sama mewujudkan hal ini.

Wadah alumni kenotariatan ini sangat dibutuhkan oleh alumni Kenotariatan Undip karena dalam praktek menjalankan tugas dan jabatan notaris dan PPAT sering mengalami kendala dan hambatan. Kendala dan hambatan ini bisa berasal dari lingkungan kita sendiri, maupun berkaitan dengan instansi lain, termasuk dengan pihak penegak hukum, majelis pengawas, organisasi profesi. Demikian pula terhadap alumni baru yang akan menjadi notaris/ PPAT juga memerlukan bimbingan dan arahan dalam menghadapi usahanya untuk menjadi notaris/ PPAT. Untuk itulah wadah alumni ini sudah mendesak dan diperlukan, apalagi di UI, Unpad, Unair, dan Usu, wadah tunggal alumni sudah terbentuk.

Pendirian Ikanot Undip merupakan bagian dari civitas academica yang kedudukan dan keberadaannya langsung di bawah pembinaan dan koordinasi DPP IKA Undip. Untuk itu sekali lagi kami mengajak Mas-mas dan Mbak-mbak sekalian untuk tetap bersatu, kompak, rukun, dan damai. Harapan kami, alumni Undip, khususnya alumni Kenotaritan Undip dapat mengangkat harkat, martabat profesi, alumni, dan almamater yg telah membesarkan kita semua.
Kami mengucapkan terima-kasih kepada DPP IKA Undip, khususnya Mas Hendarman Supandji beserta seluruh jajarannya yang telah mengapresiasi deklarasi ini sampai nantinya pelantikan di Jogjakarta bersamaan dengan Rakernas III DPP IKA Undip. Terima kasih pula kepada Rektor Universitas Diponegoro Bapak Prof. Sudharto P. Hadi, PhD, yang telah hadir dan memberikan dukungannya, Dekan Fakultas Hukum Undip, Ketua Program Kenotariatan Undip Mas Kashadi, beserta Prof. Dr. Budi Santoso (Sekretaris Program), yang telah hadir dan memberikan dukungan, perhatian, dan memfasilitasi acara ini.

Juga kami ucapkan terimakasih kepada Yayasan alumni Undip, serta seluruh panitia, Mas-mas, dan Mbak-mbak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu atas bantuan, baik moril,maupun materil. Terimakasih pula kepada seluruh rekan alumni Kenotariatan Undip di seluruh Indonesia yang telah hadir dan memberikan dukungannya, para perwakilan Ikanot UI, dan yang lainnya, serta Bapak, Ibu Dosen di Fakultas Hukum Undip, yang telah hadir.
Saya, atas nama penggagas/penyelenggara, dan panitia, mohon maaf yg sebesar-besarnya kalau ada hal-hal dalam acara ini yang kurang berkenan.
Atas perhatiannya kami haturkan terimakasih. Wasallamualaikum ww.
Semarang, 4 Oktober 2012.
Syafran Sofyan