medianotaris.com, Jakarta – (K. Lukie Nugroho, SH-Diyan Srikandini) – Usai menghadiri acara Natal Bersama yang diselenggarakan Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah Kamis (15/1/26) di Jakarta Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Ossy Dermawan memberikan keterangan pers singkat didampingi Ketua Umum IPPAT Hapendi Harahap dan jajarannya.
Menyinggung soal rencana pengajuan RUU Administrasi Pertanahan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/ BPN Ossy Dermawan, BS, MSc. menyampaikan, kebijakan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional bahwa Pemerintah terus menyempurnakan layanan administrasi pertanahan
Menurutnya, Kementerian sudah melakukan pembicaraan usulan RUU Administrasi Pertanahan. Namun untuk hal ini sifatnya masih wacana maka perlu pembicaraan lebih lanjut, dan pembicaraan selanjutnya masih akan sangat panjang dan juga karena melibatkan lima kementerian.

Hal ini dinyatakan usai menghadiri acara perayaan Natal dan Tahun Baru Bersama yang diselenggarakan Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) di Jakarta, Kamis (15/1/25).

Publik saat ini bertanya-tanya dengan munculnya gagasan pembuatan RUU Administrasi Pertanahan belum lama ini, sementara RUU Pertanahan sendiri berkali-kali dicanangkan dan pernah diajukan ke DPR dan terakhir gagal tahun 2019, walau tinggal ketok palu saja. Kegagalan berulang ini dimengerti masyarakat karena kuatnya berbagai kepentingan yang memengaruhi pembuatan Undang-undang ini. Undang-undang Pokok Agraria sendiri mengamanatkan UU Pertanahan, dan nasibnya terkatung-katung walau Pemerintah dan DPR sudah berganti bolak-balik.
Sementara karena RUU Administrasi Pertanahan masih dalam tahap wacana di ruang diskusi, masyarakat masih penasaran dan para stake holder belum bisa memberikan gambaran jelas isinya dan arahnya ke mana.
Perayaan Natal bersama itu dengan tema “Allah Datang Menyelamatkan Keluarga” di The Tribrata Hotel & Convention, Jakarta.

Koordinator Bidang Keagamaan Kristen dan Katolik, Debra T.C. Schram, mengatakan, perayaan natal bersama ini merupakan yang pertama kali digelar bagi INI dan IPPAT
Perayaan Natal dan Tahun Baru tersebut mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga.” Kegiatan ini berlangsung penuh sukacita dan kebersamaan, serta dimeriahkan dengan berbagai penampilan rohani, seperti paduan suara (choir) dan unjuk kebolehan menyanyi ketua umum INI IPPAT, Sekretaris Umum. Bahkan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) Ossy Dermawan dan Dirjen Administrasi Hukum Umum Dr. Widodo, SH, MH pun bergantian ikut menyanyi.

Dalam kesempatan tersebut, Ossy mengatakan, notaris dan PPAT memiliki peran strategis dalam menghadirkan negara dalam kehidupan masyarakat. Pemerintah, notaris, PPAT dan masyarakat berada dalam satu ekosistem yang saling bergantung.
“Pemerintah menetapkan arah dan kebijakan, tetapi kepercayaan publik itu hidup dan tumbuh justru di ruang interaksi sehari-hari yang dilakukan notaris PPAT di tengah masyarakat,” kata Wamen Ossy.

Kehadiran negara, menurut Wamen Ossy tercermin dari kepastian hukum yang adil, memberikan ketenangan, serta dijalankan dengan penuh integritas dalam setiap proses hukum yang menyentuh kehidupan masyarakat. “Hadir dengan keadilan dan juga hadir dengan kepastian hukum yang memberikan ketenangan bagi masyarakat,” tegas Wamen ATR/Waka BPN.

“Semoga perayaan Natal dan tahun baru kita malam ini mengajarkan kita tentang kedamaian, tentang pengorbanan, dan mengajarkan kepada kita tentang persatuan,” kata Ossy.
Pada rangkaian perayaan tersebut, hadir pula memberikan sambutan, Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum, Widodo; Ketua Umum Pengurus Pusat IPPAT, Dr. Hapendi Harahap, SH, MH dan Ketua Umum Pengurus Pusat INI Dr. Irfan Ardiansyah, SH, LLM, SpN.

Ketua Umum PP INI, Dr Irfan Ardiansyah mengharapkan, kegiatan ini semakin memperkuat ikatan antaranggota dan diberkahi dalam setiap kerja profesional. “Kami notaris PPAT mendukung kebijakan pemerintah dan saling bersinergi untuk kepastian hukum serta kerjasama dengan kementerian dan BPN,” kata Irfan.
Sementara itu, Ketua Umum IPPAT, Dr. Hapendi Harahap, menekankan pentingnya mempererat tali persaudaraan dan meneguhkan nilai kasih serta damai sejahtera dalam organisasi dan masyarakat.
“Melalui perayaan Natal ini, kita semakin meneguhkan nilai-nilai kasih dan damai sejahtera dalam kehidupan organisasi dan bermasyarakat,” ujar Hapendi.

Perayaan Natal bersama ini diharapkan menjadi simbol kebersamaan profesional sekaligus mendorong kolaborasi yang lebih erat antara INI dan IPPAT dalam pelayanan hukum dan akta tanah kepada masyarakat.







Tinggalkan komentar