Lomba Tilawah dan Santunan Yatim INI dan IPPAT
medianotaris.com (K.Lukie Nugroho, SH – Diyan Srikandini)- Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum, Widodo memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada para notaris yang telah berhasil memperbaiki akunnya di tengah upaya transformasi digital yang dilakukan baik di lingkungan Direktorat Jendral AHU maupun dalam praktek kenotariatan dan pertanahan. Widodo menyebut, hingga kini sudah ada 20.000 lebih notaris, yang sudah memperbaiki akunnya.” Ini bukan pekerjaan mudah, menggerakkan 23.000 orang secara bersama tapi tanpa menimbulkan kegaduhan. Pada awalnya protes, tapi sekarang sudah dilakukan dengan cara yang mudah dan lancar,” ujar Widodo, dalam sambutannya pada acara Buka Puasa Bersama Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (4/3). “Tinggal 3.000 notaris yang perlu dikonfirmasi akunnya, apakah mereka masih aktif sebagai notaris atau mungkin sudah meninggal dunia,” lanjutnya.

Pihaknya, menurut Widodo, akan melakukan pengkinian data ini dan menyinkronkannya dengan data Dukcapil. Jika data Dukcapil menunjukkan notaris bersangkutan telah meninggal dunia, maka akunnya akan ditutup. Namun jika mereka masih beraktivitas, tapi tidak melakukan pembaruan akun, Ditjen AHU akan memberikan notifikasi kepada yang bersangkutan apakah tetap berminat menjadi notaris/PPAT atau jika tidak, notaris/PPAT yang bersangkutan akan dinonaktifkan dan SK pengakatannya akan dicabut kembali.“Ini dilakukan supaya marwah kita sebagai pejabat umum benar-benar bisa terjaga. Pak Ketum tidak pusing lagi memikirkan berapa jumlah anggotanya, mengira ada 23.000 ternyata hanya 2.000,” tegasnya.
.

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen AHU Widodo juga mengapresiasi penyelenggaraan acara buka puasa bersama yang digelar oleh PP INI dan PP IPPAT. Menurut Widodo, kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan mencerminkan soliditas dan kebersamaan dua organisasi profesi yang memiliki peran strategis dalam perlindungan hak-hak keperdataan masyarakat, khususnya di bidang kenotariatan dan pertanahan. Kebersamaan lintas profesi dan instansi ini sebelumnya juga telah terjalin dalam kegiatan Natal Bersama. Hal tersebut menunjukkan bahwa keberagaman dalam organisasi justru menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan serta menjaga kehormatan dan keluhuran profesi.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada sekitar 500 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan implementasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.

Ketua panitia pelaksana H. Zulfanovriyendi, S.H., M.Kn berharap kegiatan ini menjadi momentum penguat kebersamaan serta memperkokoh integritas moral dan spiritual seluruh anggota INI dan IPPAT dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Selain Dirjen AHU Widodo, kegiatan bersama INI – IPPAT di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara Jakarta juga dihadiri Direktur Pengaturan Tanah Pemerintah Kementerian Agraria & Tata Ruang/BPN Ana Aninda, A. Ptnh, Ketua Umum PP INI Dr. H. Irfan Ardiansyah, S.H., Sp.N., LL.M dan Ketua Umum PP IPPAT Dr. H. Hapendi Harahap, S.H., Sp.N., M.H.

Tampak pula hadir Ketua Umum Notaris Muslim Indonesia (NMI) Herry Sosiawan, SH, dan juga Pengurus Pusat INI dan IPPAT, baik yang berada di sekitar Jabodetabek maupun dari luar kota.
Tak kurang istimewa, acara ini dihadiri oleh puluhan anak yatim dan para peserta lomba tilawah Al Quran yang berlaga sejak siang.









Tinggalkan komentar